• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 6 Juli 2022

Daerah

IPNU Perak Jombang Siapkan Kader Calon Suami Idaman dengan 'Demam'

IPNU Perak Jombang Siapkan Kader Calon Suami Idaman dengan 'Demam'
IPNU Perak Jombang Siapkan Kader Bisa Jadi Suami Idaman dengan 'Demam'. (Foto: NU Online Jombang/Achmad Subakti)
IPNU Perak Jombang Siapkan Kader Bisa Jadi Suami Idaman dengan 'Demam'. (Foto: NU Online Jombang/Achmad Subakti)

NU Online Jombang, 
Memiliki seorang suami yang mampu menjadi imam yang baik untuk istri dan anak-anaknya menjadi tolok ukur tersendiri bagi mayoritas kaum Hawa. Indikator paling sederhananya adalah suami yang memiliki kemampuan dalam bidang agama yang memadai.


Hal inilah yang mendasari kegiatan Demam Tarawih atau Delegasi Imam Tarawih yang digagas oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang melalui Departemen Dakwahnya.


Ketua PAC IPNU Perak, Muhammad Husen Al-Kahfi menjelaskan, Demam Tarawih dikonsep dengan cara mendistribusikan kader IPNU di Kecamatan Perak untuk menjadi imam shalat tarawih di masjid atau mushala yang telah ditetapkan. Kemudian dilanjut dengan ngaji kitab yang dilakukan setelah shalat tarawih.


"Kegiatan ini kami lakukan perdana di periode ini, periode kepemimpinan kami. Dan insyaallah akan istikamah dilaksanakan di periode-periode selanjutnya, khususnya di bulan Ramadhan," ungkap pria yang akrab disapa Husen ini, Senin (18/4/2022).


Husen menyampaikan, sebelum pendistribusian imam tarawih ini, ia bersama timnya menjalin komunikasi dengan takmir masjid atau mushala yang bersangkutan. "Respons mereka sangat baik dan sangat mengapresiasi kegiatan kami, tidak sedikit juga yang sekaligus meminta diisi ngaji kitab selepas tarawih," jelasnya.


Tujuan utama Husen mengadakan Demam Tarawih adalah sebagai bentuk syi'ar yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Di samping itu melatih kader-kader IPNU khususnya di Kecamatan Perak. Menurutnya, kader IPNU harus bisa menjadi seorang pemimpin yang mampu menghadapi berbagai problematika di tengah-tengah masyarakat umum.


Nilai manfaat lain dalam pada jangka panjang adalah menyiapkan calon suami idaman, lantaran menguasai ilmu agama. "Terlintas juga ini adalah ikhtiar kita untuk menjadi imam idaman dan menantu kebanggan ibu-ibu," imbuhnya sembari bergurau. 


Ia berharap, kegiatan ini dapat meyakinkan masyarakat bahwa kader IPNU-IPPNU bisa berkontribusi nyata untuk mereka. "Dengan adanya kontribusi kader ini, maka masyarakat bisa merasakan manfaat yang sangat nyata," tuturnya. 


Demam Tarawih sudah berjalan di Desa Kalang Semanding, Desa Sumber Agung, dan Desa Sukorejo. Di masing-masing lokasi yang ditentukan, Demam Tarawih berlangsung dua kali.


Daerah Terbaru