• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Kamis, 20 Juni 2024

Amaliyah NU

DOA NABI

Ijazah Doa Nabi (1): Diberikan kepada Sahabat Mu’adz bin Jabal, Dibaca tiap Usai Shalat

Ijazah Doa Nabi (1): Diberikan kepada Sahabat Mu’adz bin Jabal, Dibaca tiap Usai Shalat
Ilustrasi berdoa. (Foto: Freepik)
Ilustrasi berdoa. (Foto: Freepik)

Rasulullah adalah insan agung yang menjadi teladan bagi semesta alam. Dalam hubungan dengan para sahabatnya, Rasulullah adalah sosok yang ekspresif, terbuka merasakan perasaan senangnya dan menunjukkan bahasa tubuh/gesture yang menyiratkan kedekatan dengan para sahabat. Seperti yang Rasulullah lakukan terhadap sahabat Mu’adz bin Jabal. Dalam hadits riwayat Imam Abu Dawud dinyatakan:


عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِهِ وَقَالَ يَا مُعَاذُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فَقَالَ أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لَا تَدَعَنَّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ تَقُولُ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ


Artinya, "Dari Mu’adz bin Jabal, sesungguhnya Rasulullah pernah menggandeng tangan sahabat Mu’adz seraya berkata: “Wahai Mu’adz, betapa aku mencintaimu”. Lalu Nabi menyatakan: “Wahai Mu’adz, sungguh jangan kau tinggalkan tiap usai shalat, untuk membaca doa اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.


Peristiwa ini menunjukkan perhatian lebih dari Rasulullah kepada sahabat Mu’adz. Ekspresi kecintaan Rasulullah ini juga menunjukkan keistimewaan sahabat Mu’adz. Sosok sahabat Ansor yang dianugerahi pemahaman oleh Allah terkait agama Islam. Sahabat Mu’adz tercatat sebagai sahabat yang diutus oleh Rasulullah untuk menjadi Qodli bagi masyarakat Yaman. 


Tidak hanya sahabat Mu’adz, semua sahabat pun juga merasa diperlakukan istimewa oleh Rasulullah. Rasulullah adalah sosok yang humanis/memanusiakan manusia/nguwonke wong. Terdapat banyak riwayat yang menunjukkan ekspresi kecintaan nabi terhadap sahabat lainnya. Baik secara khusus maupun secara umum.


Menggandeng tangan menunjukkan kedekatan. Pernyataan إِنِّي لَأُحِبُّكَ dengan dua taukid, bermakna ekspresi rasa sayang nabi pada para sahabat yang setia membersamai perjuangan beliau. Pemberian ijazah doa menunjukkan cara Nabi men-tarbiyah umat. Mengajari mereka redaksi bacaan doa dan cara menghamba yang baik dan benar kepada Allah. 


Walaupun ijazah ini Nabi khususkan dalam pembicaraan pribadi dengan sahabat Mu’adz, namun bisa diamalkan oleh seluruh umat Islam. Sebagaimana kaidah “khitoobun liwaahidin minal ummah, yufiidul umuum”.  Sahabat Mu’adz pun meriwayatkan hadits ini dan mengajarkan doa ini kepada generasi tabiin.


Redaksi doa yang diyakini para ulama paling makbul, adalah yang doa yang termaktub dalam Al-Qur’an dan yang ma’tsur/ diriwayatkan dari Rasulullah. Sudah sepantasnya doa yang nabi ajarkan pada sahabat Mu’adz ini dibaca oleh umat Islam. Kaifiyah/tata caranya sesuai dengan petunjuk Nabi, yaitu tiap usai shalat.

 

Sebagaimana diketahui, bahwa waktu selesai shalat adalah waktu yang mustajabah. Amat baik bila selesai shalat, menyempatkan untuk berdzikir dan berdoa.


Redaksi doa اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ, memiliki makna permohonan agar Allah menolong kita untuk bisa senantiasa berdzikir/ingat pada Allah, senantiasa bersyukur, dan selalu memiliki husnul ibadah/kualitas penghambaan/ibadah yang baik pada Allah.

 

Hal ini menunjukkan bahwa ketiga hal tersebut tidaklah muncul dari pribadi seorang hamba. Bila Allah tidak memampukan hambanya untuk berbuat baik, maka kebaikan tidak akan muncul pada diri seseorang. Maka tidak ada yang perlu disombongkan dari kebaikan yang dikerjakan. Yang sepantasnya ada adalah senantiasa memohon pada Allah agar ditolong dan dianugerahi kemampuan untuk mampu berdikir, bersyukur dan beribadah. 



*Ditulis Akhmad Taqiyuddin Mawardi, Pengasuh Pesantren An-Nashriyah Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Redaktur Pelaksana Keislaman NU Online Jombang.


Amaliyah NU Terbaru