• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Senin, 15 April 2024

Daerah

Herlina Dwi Ariani, Kader Mojowarno Pimpin IPPNU Jombang Masa Khidmah 2024-2026

Herlina Dwi Ariani, Kader Mojowarno Pimpin IPPNU Jombang Masa Khidmah 2024-2026
Herlina Dwi Ariani, Ketua PC IPPNU Jombang 2024-2026. (Foto: Herlina)
Herlina Dwi Ariani, Ketua PC IPPNU Jombang 2024-2026. (Foto: Herlina)

NU Online Jombang,

Herlina Dwi Ariani, kader Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) asal Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Jombang dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di SMK Sultan Agung Tebuireng, Senin (01/01/2024). 

 

Herlina, sapaannya akrabnya, akan memimpin kepengurusan IPPNU Jombang selama 2 tahun, yaitu masa khidmah 2024 hingga 2026. Ia terpilih melalui proses pencalonan yang melibatkan 3 calon, yaitu Ziyana Mumtazah (Perak), Shasmita Eka Devi (Jombang) dan Herlina Dwi Ariani (Mojowarno)

 

Kepada NU Online Jombang, Herlina menceritakan, dalam kontestasi itu, ia mendapatkan 164 suara dari keseluruhan 256 suara yang terdiri dari Pimpinan Ranting (PR), Pimpinan Komisariat (PK) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU se-Kabupaten Jombang. 

 

"Alhamdulillah, dalam kontestasi pelajar ini, Jombang selalu menciptakan kader-kader yang baik dalam berproses, sehingga calon-calon ketua cabang kemarin memang ideal semua jika memimpin PC," katanya, Selasa (02/01/2024). 

 

Dalam keputusannya maju sebagai ketua, ia memiliki motivasi, yaitu melihat Kader IPPNU se-Jombang yang luar biasa ini membuat semangatnya tergugah dalam mengembangkan kapasitas dan pemberdayaan para perempuan. 

 

Sehingga, mempunyai itikad baik dalam mengawal kebijakan para pelajar putri Nahdlatul Ulama ke depan untuk menyuarakan sikap para perempuan dalam ikut serta kemajuan bangsa dan negara. 

 

Oleh karenanya, ia mempunyai visi "Powerfull of IPPNU Jombang". Dengan 3 misi yaitu, Digitalisme, Upskilling (mengembangkan kemampuan para perempuan), dan Entrepeneur (kemandirian organisasi). 

 

Menurutnya, setelah terpilih dan diberikan amanah yang luar biasa ini, baginya merupakan hal terindah dalam hidupnya. Menjadi Ketua PC tidak pernah ia rencanakan dalam hidupnya. 

 

"Namun saya menyadari selain dari kepercayaan rekanita-rekanita ini ada campur tangan Allah yang selalu memberikan takdir terbaik untuk saya, yang pastinya terharu melihat perjuangan sampai di titik ini," ujarnya. 

 

Ia lantas berkisah tentang perjalanannya di organisasi IPPNU. Mulai gabung menjadi anggota pada tahun 2015, waktu duduk di kelas 7 MTs. Pada 2017, ia lanjut mengikuti Lakmud, menjadi kader IPPNU yang pastinya memiliki tanggung jawab mengawal proses keberlangsungan organisasi. 

 

Dan pada tahun 2023, Mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura ini menyelesaikan pengkaderan terakhir, Lakut di Blitar, yang pastinya memiliki tanggung jawab mengawal kebijakan IPPNU ke depan. 

 

"Hidup ini penuh perjuangan rekanita-rekanitaku semuanya, tidak ada hal yang sulit jika kita mau memulainya, mari bergabung di IPPNU dengan saya untuk mengembangkan kemampuan dan menyuarakan hak-hak perempuan. Selamat berproses dan belajar," pungkasnya. 


Editor:

Daerah Terbaru