• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 28 Mei 2024

Daerah

Benang Merah Komisariat, Upaya IPNU-IPPNU Jombang Kota Bentuk Kader di Lembaga Pendidikan

Benang Merah Komisariat, Upaya IPNU-IPPNU Jombang Kota Bentuk Kader di Lembaga Pendidikan
Pelantikan Raya PK PKPP IPNU-IPPNU se-Kecamatan Jombang Kota di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang, Ahad (10/09/2023). (Foto: PAC IPNU IPPNU Jombang)
Pelantikan Raya PK PKPP IPNU-IPPNU se-Kecamatan Jombang Kota di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang, Ahad (10/09/2023). (Foto: PAC IPNU IPPNU Jombang)

NU Online Jombang,

Melalui Program Benang Merah Komisariat, Pimpinan Anak Ranting (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jombang Kota menggelar Pelantikan Raya bagi tujuh Pimpinan Komisariat yang telah terbentuk.

 

Ketua PAC IPPNU Jombang Kota, Eka Shasmita Devy menjelaskan, IPNU-IPPNU adalah organisasi pelajar dan keterpelajaran yang berada di lingkungan masyarakat, yang mana sempat digaungkan kembali kepada ranah pelajar sekolah atau ranah pendidikan. 

 

“Orientasinya dimunculkan kembali ke pendidikan, itu adalah kesepakatan bersama saat ada kegiatan di PBNU dulu. Sehingga kita banom NU melakukan arahan dengan pembentukan pimpinan komisariat se-Kecamatan Jombang, itu adalah latar belakang kami mengadakan program ini,” katanya pada NU Online Jombang, Kamis (14/09/2023). 

 

Perempuan yang akrab disapa Shasmita ini menerangkan, tujuannya diintegrasikan lagi dengan tema ‘Imposisi Cameo Organisasi’ yaitu memunculkan hal-hal yang luar biasa di balik hal yang tidak terlihat. 

 

“Kalau kita membahas di lingkungan sekolah atau pondok pesantren, teman-teman ini seumuran/seusia yang mereka memiliki building dengan madrasahnya, jadi kalau kita membahas tentang potensi di sana kompleks/lengkap. Namun building yang kita inginkan ini yang baru ditata,” jelasnya.

 

Ia berharap, dengan hal tersebut akan memunculkan kader-kader luar biasa dari saringan pendidikan sehingga koordinasinya lebih mudah.

 

Shasmita lantas membeberkan teknis pembentukan pimpinan komisariat, yaitu diawali dengan memberikan surat pengajuan audiensi ke sekolah-sekolah. 

 

Kemudian setelah surat masuk, selanjutnya tim benang merah komisariat akan datang ke sekolah untuk melakukan audiensi terkait perizinan. Kalau misalkan sudah ter-ACC maka ditentukan tanggal untuk sosialisasi atau pembentukan. 

 

“Jadi kita nanti datang lagi ke sekolah untuk melakukan sosialisasi dan pembentukan pimpinan komisariat, Setelah itu dilaksanakannya Pelantikan Raya di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang yang melibatkan seluruh pimpinan ranting dan juga pimpinan komisariat," ucapnya.

 

Shasmita menuturkan, jika di pertengahan kepengurusan terdapat problem di pimpinan komisariat yang baru terbentuk, pihaknya mengatasi dengan mengadakan kegiatan rutinan. Kegiatan ini dilaksanakan tiga bulan sekali yang di dalamnya terdapat evaluasi dan pemantauan.

 

“Di sini nanti yang akan membuat PAC IPNU-IPPNU Jombang dapat melihat, kendalanya itu apa, permasalahan apa, penyelesaian bisa secara lapangan atau langsung. Selain itu, komunikasi akan tetap terjaga di grup whatsapp ketua PK. Ada juga instagram komisariat yang ditujukan untuk pemantauan ke PK lebih intens sehingga adanya keterkhususan,” imbuhnya. 

 

Ia melanjutkan, program ini mandiri dari PAC IPNU-IPPNU Jombang Kota, karena ketika mengajak kerjasama dengan pimpinan cabang, surat dari LP Maarif tidak turun, jadi benar-benar pengajuan manual melalui permohonan audiensi di sekolah-sekolah.

 

“Saya merasa bangga dengan tim program Benang Merah Komisariat dengan mengusung tema Imposisi Cameo Organisasi ini, mereka keren. Teman-teman dari awal merumuskan pembentukan secara mandiri walaupun memang caranya cukup panjang akan lebih cepat kalau mulai dari atas ke bawah daripada lewat bawah ke atas alias secara terstruktur,” terangnya. 

 

Ia berpesan, pengurus IPNU-IPPNU Jombang Kota tetap semangat untuk menghidupkan pimpinan yang sudah terbentuk. Karena menurutnya, membentuk itu lebih mudah daripada merawat. Jadi setelah terbentuk, perawatannya harus benar-benar dijaga. 

 

“Saya mengharapkan ke depannya untuk IPNU-IPPNU bisa memiliki kemandirian cara berpikir, kreatifitas cara berpikir yang lebih inovatif dan tetap sasaran. Biasanya berpikirnya kreatif, inovatif tapi tidak tepat sasaran sehingga hasilnya tidak maksimal,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Peserta Pelantikan Raya Luvina Lutfiyyah merasa senang rasanya bisa mengikuti organisasi ini, ia berharap semoga IPNU-IPPNU semakin jaya.

 

“Awalnya saya tidak menyangka bisa menjadi bagian dari IPNU-IPPNU, khususnya menjadi Ketua IPPNU di PK SMP Darul Ulum 5 Jombang. Siap tidak siap saya harus siap menjalankan tugas ini dengan amanah,” ungkapnya. 

 

Untuk diketahui, terdapat 7 Pimpinan Komisariat yang terbentuk dan dilantik. Antara lain, PK MTs Maarif, PKPP Cemerlang An-Najah Putri, PK MA Al-Azhar Denanyar, PK MA Maarif, PK SMP Islam Al-Madinah, PK MAN 1 Jombang, dan PK SMP Darul Ulum 5 Jombang. 

 

Pelantikan ini digelar di Gedung Bung Tomo Pemkab Jombang pada Ahad (10/09/2023). Hadir dalam kegiatan tersebut dari banom-banom NU, serta dan Pimpinan IPNU IPPNU dari PC, PAC, PR, PK, PKPP, PKPT se-Kecamatan Jombang.


Daerah Terbaru