• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 28 Mei 2024

Daerah

Tingkatkan Profesionalisme, 15 Pimpinan Cabang BMT NU Jombang Ikuti Uji Kompetensi

Tingkatkan Profesionalisme, 15 Pimpinan Cabang BMT NU Jombang Ikuti Uji Kompetensi
Suasana para pimpin cabang BMT NU Jombang saat mengikuti Diklat dan Uji Kompetensi di aula BMT NU pusat, Sabtu (20/5/2023). (Foto: Dok BMT NU Jombang)
Suasana para pimpin cabang BMT NU Jombang saat mengikuti Diklat dan Uji Kompetensi di aula BMT NU pusat, Sabtu (20/5/2023). (Foto: Dok BMT NU Jombang)

NU Online Jombang,
Selama empat hari, dimulai dari Kamis-Ahad (18-21/5/2023) sebanyak 15 pimpinan cabang (Pinca) Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Kabupaten Jombang mengikuti Diklat dan Uji Kompetensi di aula BMT NU pusat.


Kegiatan digelar BMT NU Jombang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LDP) Jaya Edukasi dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). LDP Jaya Edukasi sebagai pihak yang mengisi materi kegiatan. Sementara BNSP sebagai lembaga yang memberikan assesment. 15 Pinca mengikuti semua rangkaian Diklat dan Uji Kompetensi hingga rampung.


Sekretaris BMT NU Jombang, Muhammad Muchlis menyampaikan pentingnya kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia kerja, termasuk di dunia koperasi seperti BMT NU Jombang. Kompetensi di bidang kerja yang ditekuni, dalam hal ini koperasi sudah menjadi keharusan bagi para pengelola BMT NU, lebih-lebih untuk pimpinan cabangnya. 


Menurutnya, kompetensi akan berdampak langsung terhadap profesionalisme pengelola BMT NU dalam menjalankan tugas-tugasnya. BMT NU Jombang akan bisa terus berjalan secara profesional seiring dengan pengelolanya yang berkompeten di bidangnya.


"Apa yang kita lakukan selama empat hari ini adalah sebuah benteng untuk meneguhkan sikap profesionalitas kita dalam berkoperasi, karena nanti akan ditunjukkan dalam pengambilan keputusan dalam kondisi apapun," katanya saat penutupan Diklat dan Uji Kompetensi, Ahad (21/5/2023).


Ia mengemukakan, pengelola BMT NU Jombang tentu akan berhadapan dengan situasi atau tantangan yang beragam. Dalam kondisi seperti itu pengelola sudah harus bisa memilih sikap yang didasarkan pada kompetensi yang dimilikinya sehingga tidak keluar dari jalur profesionalismenya.


"Bila nanti ada hal-hal atau sikap yang memungkinkan dapat mempengaruhi terhadap profesionalisme BMT NU, bisa ditangkal (oleh pimpinan cabang BMT NU)," ujarnya.


Prinsipnya, ia menyatakan bahwa BMT NU Jombang harus terus berjalan dan berkembang. Lembaga keuangan NU di Kota Santri ini berdiri sejak 2013 lalu. Dari tahun ke tahun, perkembangannya cukup membanggakan. Demikian ini dapat dilihat dari aset yang cenderung terus naik.


"Ikhtiar bagaimana perjalanan BMT NU Jombang terus sustainable, ini sering saya diskusikan dengan Pak Anam (Ketua BMT NU Jombang). Nah, jawabannya adalah kita harus profesional melalui tahapan uji kompetensi ini," jelasnya.


Ia berharap kepada semua peserta diklat agar pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan benar-benar dapat diterapkan di cabang BMT NU-nya masing-masing. "Mohon nanti untuk diterapkan, bagaimana inspirasi-inspirasi yang muncul selama empat hari ini dapat diimplementasikan," pintanya.


Sementara itu, Kepala Bagian Operasional BMT NU Jombang, Rusydia Mufidah menyampaikan bahwa pada Diklat dan Uji Kompetensi ada 12 kompetensi yang perlu dikuasai oleh semua peserta kegiatan. Hal ini merupakan ikhtiar BMT NU dalam meningkatkan kapasitas SDM-nya.


Ia menuturkan, bahwa Diklat dan Uji Kompetensi adalah wujud dari rencana kerja BMT NU Jombang pada tahun 2023 ini, yang memprioritaskan terbentuknya kapasitas dan profesionalitas SDM BMT NU. 


"Kita menyebutnya (rencana program) dengan Rencana Bisnis BMT NU atau RBB. Kita ingin meningkatkan kualitas dan profesionalitas pelayanan BMT NU," terangnya.


Daerah Terbaru