Pupuk Nasionalisme, Santri Pondok Pesantren Wahabiah Dukung Timnas Indonesia dalam AFF
Kamis, 30 Desember 2021 | 05:47 WIB
Santri pondok pesantren Wahabiah tambak beras Jombang (Foto : dok pengurus pondok pesantren wahabiah)
Denmas Amirul
Kontributor
NU Online Jombang,
Disamping sekolah dan mengaji santri Pondok Pesantren Wahabiah 1 Bahrul Ulum juga gemar bermain sepak bola. Sepak bola di zaman modern seperti ini menjadi media yang ampuh untuk memupuk semangat nasionalisme.
Nizar Arwadi salah seorang santri aktif PP. Al-Wahabiah 1 Bahrul Ulum Tambakberas jombang menyampaikan, sebagai salah satu bentuk rasa nasionalisme adalah mendukung negara kebanggaan yang sedang berlaga di ajang Piala AFF 2020.
"Mendukung tim nasional Indonesia yang berlaga di final melawan tim nasional Thailand juga merupakan suatu bentuk nasionalisme. Ia juga berharap, semoga di final kali ini tim nasional Indonesia mampu mengubah kutukan runner up juara AFF," ujarnya.
Ia juga mengatakan, bukan hanya menonton pertandingan sepak bola saja akan tetapi, sebagai santri, salah satu bentuk dukungan terhadap tim nasional Indonesia adalah dengan melalui doa.
"Selain menonton kami juga melakukan doa agar timnas Indonesia dapatkan juara. Kemaren juga ada 15 santri Wahabiah 1 Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang yang membuat poster dan tulisan untuk andil dalam mendukung dan memeriahkan laga ini walaupun kami tidak dapat hadir di sana," jelasnya.
Menurut Nizar, sepak bola merupakan olahraga yang digemari para santri. Di kawasan Pondok Bahrul Ulum, ada banyak santri yang bermain bola jika senggang.
Kontributor : Denmas Amirul
Editor : Fitriana
Terpopuler
1
PWNU Jawa Timur Resmi Dilantik di Tebuireng, Dihadiri Ketua PWNU Se-Indonesia
2
Dilantik, Ini Nama-Nama Pengurus di PWNU Jatim Masa Khidmah 2024-2029
3
Awal Bulan Jumadal Akhirah Jatuh pada Selasa, 3 Desember 2024
4
Di Pelantikan PWNU Jatim, Ketum PBNU Sampaikan 3 Matra Konsolidasi Jamiyah untuk Gapai Kemaslahatan
5
KPU Jombang Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pilkada 2024 pada 3 Desember
6
Inspirasi Mukani, Guru Teladan Literasi Jawa Timur: Menulis sebagai Legasi Ulama Dahulu bagi Santri
Terkini
Lihat Semua