Home Warta Daerah Laporan Keuangan Bahtsul Masail Nasional Pengurus BMT NU Fiqih Opini Keislaman Amaliyah NU Khutbah Ekonomi Nyantri BMT NU

Humor: Surat untuk Menangkal Covid-19

Humor: Surat untuk Menangkal Covid-19
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Sebaran Covid-19 di Indonesia kian 'menggila'. Di tahun kedua  ini, benar-benar memperlihatkan bagaimana virus itu sangat membahayakan kepada manusia. Ada banyak orang yang sudah kehilangan pekerjaannya, kemiskinan semakin meningkat, lebih dari itu sesuatu yang sangat berharga dalam hidup manusia, yakni nyawa pun ikut menjadi taruhannya.

Karenanya, hal itu seyogyanya menjadi perhatian untuk segenap pihak agar tidak abai, apalagi menganggap Covid-19 hanya sebagai permainan belaka.

Kendati demikian, realita sebagian masyarakat kadang dihadapkan dengan dua pilihan. Mereka memilih percaya dengan informasi Covid-19 yang sudah banyak memakan korban jiwa, ada juga yang memilih tak acuh terhadap berita tersebut, karena tidak sedikit juga informasi yang cenderung menentang terhadap bahaya Covid-19 bertebaran di media sosial.

Seperti halnya Buhya, salah seorang warga di perkotaan yang aktif berselancar di media sosial. Ia tak jarang menerima kabar Covid-19 yang cenderung memaksa dirinya untuk tidak percaya bahwa Covid-19 adalah virus yang demikian berbahaya. Setiap harinya ia beraktivitas seperti pada kondisi normal. Jangankan bersedia obat-obatan yang dapat memompa imun, masker pun tak punya. Sementara ia seringkali berkerumun dengan teman-temannya.

Suatu hari mendengar kabar, bawa Syaila, salah satu teman mainnya divonis terjangkit Covid-19 dan dirawat intensif di rumah sakit terdekat di mana ia tinggal.

Peristiwa itu akhirnya sedikit meluluhkan cara pandangnya terhadap bahaya Covid-19. Ia kemudian memilih konsultasi dan meminta amalan kebal Covid-19 kepada salah seorang kiai yang cukup dihormati oleh sebagian besar masyarakat di sekitarnya.

"Mbah yai,,, kira-kira ada surat yang bisa saya amalkan agar bisa terhindar dari Covid-19?" kata Buhya sembari bertanya.

"Ada, dan sudah masyhur diketuai masyarakat luas," jawab kiai tersebut.

"Alhamdulillah.. Mohon kami diberitahu juga mbah," timpalnya.

"Membaca dan mengamalkan surat edaran pemerintah terkait upaya menekan kasus Covid-19, yaitu memakai masker, cuci tangan, jangan berkerumun, jaga jarak, dan membatasi interaksi," ujarnya.

"Injeh, injeh mbah," ungkapnya, dan ia langsung pamit pulang.

Humor Lainnya

terpopuler

rekomendasi