• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Neraca BMTNU Nasional Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 5 Februari 2023

Hikmah

Mengkaji Basmalah: Hikmah dan Alasan Dibaca setelah Ta'awudz

Mengkaji Basmalah: Hikmah dan Alasan Dibaca setelah Ta'awudz
Bacaan basmalah. (Foto: Istimewa)
Bacaan basmalah. (Foto: Istimewa)

Kali ini ayat yang dikaji adalah tentang basmalah yang menurut madzhab Syafi'i ia merupakan bagian dari surat Al-Fatihah. 


بسم الله الرحمن الرحيم


Ada hal menarik yang perlu dikaji. Mengapa sih basmalah ini dibaca setelah ta'awudz, apa hikmah di balik itu? 


Ketahuilah bahwa hikmah di balik itu adalah betapa pentingnya mengedepankan takhliyah (pembebasan diri dari hal-hal yang tercela seperti sombong, hasut, dan lain-lain) atas tahliyah (menghias dan mengisi diri dengan hal-hal terpuji seperti sabar, qonaa'h, dan lain-lain). 


Apalah artinya mendekorasi rumah, sementara di dalamnya penuh sampah dan kotoran. Menjijikkan.


Lagian apakah logis orang bisa fokus menghadap Tuhan, sementara ruang hatinya masih ada yang lain?


Ah, mana mungkin kau bilang aku hanya cinta dan sayang padamu dinda, sementara dalam hatimu masih banyak wanita idaman lain (WIL).


Ketika takhliyah tidak ada, tahliyah juga tidak ada, mana mungkin bisa tajalli.


Tak mungkin, mau tidur lihat kamu, mau mandi lihat kamu, mau makan lihat kamu.


Ada yang menarik lagi, kenapa kalimat basmalah ini diawali dengan ba', kenapa bukan dengan lam yang seperti pancing atau lainnya?


Ketahuilah huruf ba' adalah huruf pertama yang diucapkan di saat ikrar umat manusia:


ألست بربكم


Eh, ternyata umat manusia menjawab بلى

 

Di samping itu huruf jar ba' ternyata selalu dibaca kasrah (kecewa, nelongso karena selalu tertindas di bawah). 


Orang yang mengalami kecewa dan beban karena ketertindasan diidak-idak ndase, ngempet atas merajalelanya maksiat, akan mendapat pertolongan Tuhan, bukankah Tuhan sendiri yang berfirman:


أنا عند المنكسرة قلوبهم من اجلي


Lagian pada ba' pula dititipkan seluruh ilmu: 


بي كان ما كان وبي يكون مايكون


الله،الله،الله


Kalimat Allah menurut Almukhtar adalah Ismul A'dhom.


Ciri Ismul A'dhom adalah cos pleng ketika dipakai berdoa kepada Allah.


Ada orang usil bertanya, saya ini sudah ribuan kali berdoa, ya Allah, kulo nyuwun bojo ayuduwek katah, tapi kok bojoku elekkulo nggeh tetep melarat.


Mungkin potongamu ora kuat nyonggo sugeh bojo ayu, jadi akhire yo:

المنع عين العطاء


Di samping itu orang berdoa itu ada syarat dan adabnya, lha syarat awale wetenge ora klebon barang haram:


الدعاء مفتاح السماء واسنانه لقمة الحلال 


Sedang syarat akhire kudu ikhlas lan hadirnya hati.


فادعوا الله مخلصين له الدين

الرحمن

Artinya: Allah maha pengasih kepada seluruh hambanya, tanpa diskriminasi.

 

Makanya fakta di lapangan wong seng mblarah yo diberi rezeki, bahkan mungkin melimpah, sedang orang yang sregep ibadah pun juga sama.

 

Nah Pakde, tidak perlu sampean mendemo kepada Tuhan, atau mengolok-olok Tuhan.

 

الرحيم


Artinya: tuhan maha penyayang, yang ketika dimintai memberi, justru ketika tidak dimintai maka murka.


Hikmah basmalah antara lain:


لا يرد دعاء اوله بسم الله الرحمن الرحيم

من اكثر من ذكرها رزق الهيبة عند العالم العلوى والسفلى


Alfaqir jadi ingat ijazah basmalah ini dari almagfurlah KH Afifuddin (Mbah Ngafif).


Dulu kaisar Rum curhat pada Sayyidina Umar mengenai sakit kepala yang dideritanya, lalu Sayyidina Umar memberinya kopiah yang ada jimat basmalah-nya. Eh, Alhamdulillah atas izin Allah, ternyata waras. 


Monggo dijajal, biar tidak minum oskadon.


Wabillahit taufiq
 

*Alfaqir Kiai M Sholeh, Wakil Rais Syuriyah PCNU Jombang 2017-2022 


Hikmah Terbaru