• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Neraca BMTNU Nasional Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 5 Februari 2023

Hikmah

Makna di Balik Alasan Harus Baca Ta'awudz

Makna di Balik Alasan Harus Baca Ta'awudz
Lafal taa'wudz, masyarakat Muslim pada umumnya membacakan taa'wudz sebelum Al-Fatihah. (Foto: Istimewa)
Lafal taa'wudz, masyarakat Muslim pada umumnya membacakan taa'wudz sebelum Al-Fatihah. (Foto: Istimewa)

Kali ini tafsir kita membahas tentang ta'awudz sebelum Fatihah.


اعوذ بالله من الشيطان الرجيم


Ketahuilah bahwa hikmah mengucapkan ta'awudz adalah laksana memohon izin dan mengetuk pintu.


Coro Jowo ungggah-ungguh mlebu omah kudu ndodok lawang, ojo slonang-slonong sluman slumun mundak koyok siluman.


Orang yang akan membaca Al-Qur'an itu artinya ingin masuk bermunajat dengan kekasihnya yakni Allah dzul kalam, karena itu maka wajar ia menyiapkan diri secara maksimal menyucikan lisan dari najis akibat ucapan berlebihan dan tidak senonoh, seperti bohong, menggunjing, dan sahabat sekawannya.


Itu sebabnya kemudian Al-Qur'an menyerukan:


فاذا قرأت القرآن فاستعذ بالله من الشيطان الرجيم 


Arti terjamah taa'wudz: Aku berlindung/meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terbuang dari langit.


Menurut ahli hakikat kata jalalah itu tidak ada sumber pengambilannya, meskipun menurut ulama yang lain bahwa kata jalalah bersumber dari kata al ilah.


Pilihan ismul jalalah untuk taa'wudz ini dimaksud agar redaksi ta'awudz ini mencakup seluruh macam ta'awudz yang ada tiga, aitu :

  1. Ta'awudz bisshifat
  2. Ta'awudz bilfi'li
  3. Ta'awudz bidzat


Sebagaimana yang tergambar dalam redaksi berikut:

 

اعوذ برضاك من سخطك وبمعافاتك من عقوبتك واعوذ بك منك


Kata setan artinya adalah makhluk yang dijauhkan dari rahmat Allah.


Makhluk yang satu ini dulu namanya Azazil atau Naail, setelah ia durhaka pada Tuhan dan mendapatkan laknat, ia mendapat nama baru yaitu setan.


Ini, jadi pelajaran bagi kita agar jangan punya hobi mendurhakai Tuhan, agar tidak berubah menjadi setan.


Toh setan memang ada yang dari kalangan jin dan dari kalangan manusia. 


من شياطين الجن والانس


Setan itu ada yang laki-laki dan perempuan, berkembang biak dan tidak mati. Beda dengan jin, ia berkembang biak dan mati. 


Kata Ar-Rojim menurut sebagian tafsir artinya yang dilempar dari langit oleh malaikat.


Oh ya, nampaknya ber-ta'awudz ria dengan ucapan semata tidak mempunyai banyak efek, tapi harus disertai dengan kehadiran hati dan tindakan yang nyata.


Eh, ada ular mau mematok, tidak cukup deh hanya dengan berucap " amit-amit ini ular", maka harus lari sekencang mungkin untuk menjauhi ular.


Demikian pula bila ingin terhindar dari perangkap setan maka tidak cukup hanya bilang "amit-amit deh ini setan", tapi harus menjauh sejauh-jauhnya dari segala perangkap setan.


Wabillahit taufiq 


*Alfaqir M Sholeh, Wakil Rais Syuriyah PCNU Jombang 2017-2022 


Hikmah Terbaru