• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Rabu, 28 Februari 2024

Daerah

Arah Baru Ansor Jombang, Perkuat Kuantitas dan Kualitas Kader

Arah Baru Ansor Jombang, Perkuat Kuantitas dan Kualitas Kader
Acara pelantikan pengurus PC GP Ansor Kabupaten Jombang. Rabu (26/7/2023). (Foto: NU Online Jombang/Karimatul Maslahah)
Acara pelantikan pengurus PC GP Ansor Kabupaten Jombang. Rabu (26/7/2023). (Foto: NU Online Jombang/Karimatul Maslahah)

NU Online Jombang,

Memasuki periode baru, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jombang memiliki tagline yang baru pula. Tagline atau yang menjadi nama lain sekaligus tujuan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) itu ialah 'Arah Baru Ansor Jombang.'

 

Penjelasan terkait hal ini disampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Jombang, Taufiqi Fakkarudin Assilahi saat Pelantikan PC GP Ansor Jombang masa khidmah 2023-2027 yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (26/07/2023).

 

Gus Fiqi, sapaan akrabnya menjelaskan, sebab pihaknya memakai tagline arah baru. Hal itu disebabkan karena kader Ansor di Jombang supaya lebih terarah mengenai tujuan untuk apa mereka berada di Ansor. 

 

"Sehingga ke depan kader-kader yang ada di Ansor dan Banser itu jelas outputnya. Mulai dari internal organisasi kita menata, mulai kaderisasi beberapa bulan yang lalu kita laksanakan workshop kaderisasi bersama dewan instruktur PC GP Ansor Jombang," katanya. 

 

Di samping itu, lanjut dia, banyak juga senior-senior yang masuk di situ untuk merumuskan bagaimana kaderisasi di Jombang mulai dari Pelatihan Kader Dasar (PKD) hingga Diklatsar bisa semakin berkualitas. 

 

Menurut Gis Fiqi, saat ini Ansor sudah kebanyakan kader. Kalau Ansor fokus di kuantitas, maka sudah ketinggalan zaman. Di abad kedua NU, Ansor harus bicara kualitas. Maka Ansor harus seleksi betul kader-kader yang masuk ke organisasi. 

 

"Jangan sampai masuknya kader ke organisasi itu hanya sebagai perlompatan. Ini bahaya," ujarnya. 

 

Pihaknya juga membangun kerjasama kepada pihak eksternal. Khususnya dengan pemerintah Kabupaten Jombang yang selalu support setiap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan Ansor maupun badan otonom yang lain. 

 

"Maka dengan kaderisasi yang kita tata sedemikian rupa, sehingga kader-kader nantinya berkualitas. Harapannya akan lahir penerus kepemimpinan dari GP Ansor yang akan melanjutkan estafet para pemimpin," pungkasnya. 


Editor:

Daerah Terbaru