• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Rabu, 17 April 2024

Bahtsul Masail

Pahala Kebaikan Dikirimkan kepada Orang Meninggal, Pahala si Pengirim Habis?

Pahala Kebaikan Dikirimkan kepada Orang Meninggal, Pahala si Pengirim Habis?
Ilustrasi santri sedang ngaji. (Foto: Freepik)
Ilustrasi santri sedang ngaji. (Foto: Freepik)

Seperti biasanya, Alfaqir menggelar majlis ilmu di Masjid Ghoiru Jami' Baiturrahman Nglundo dengan masyarakat setempat, Rabu malam (7/2/2024). Majelis ini memang rutin diselenggarakan untuk merawat tradisi ulama. 


Dalam kesempatan itu seorang peserta pengajian mengajukan pertanyaan kepada Alfaqir dalam sesi tanya jawab sebagai berikut:


Mbah Yai, ngapunten kulo ngawali tangklet (Mbah Yai, mohon maaf, kami mengawali bertanya):


Nopo saget pahala ngamal kito nopo mawon engkang sae kados ndugeni majlis ilmu niki (apa bisa pahala amal kita, seperti menghadiri majelis ilmu), kita transfer ke orang yang telah meninggal? Dengan mengatakan, 'ya Allah, pahala pengajian saya ini, saya kirimkan ke orang tua saya yang sudah meninggal'. 


Alfaqir menjawab, pada dasarnya mentransfer pahala amal kebaikan yang ikhlas untuk orang yang sudah meninggal itu bisa sampai kepada yang dituju tanpa mengurangi sedikitpun pahala pelaku kebaikan yang ikhlas tersebut. Misalnya dengan niat sebagaimana yang disampaikan penanya.


وتنفع ميتا من وارث وغيره صدقة عنه ومنها وقفوتنفع ميتا من وارث وغيره صدقة عنه ومنها وقف لمصحف وغيره وبناء مسجد وحفر بئر وغرس شجر منه في حياته أو من غيره عنه بعد موته. ودعاء له إجماعا وصح في الخبر أن الله تعالى يرفع درجة العبد في الجنة باستغفار ولده له

 

Artinya, "Dan memberikan manfaat bagi mayat dari ahli waris atau orang lain berupa sedekah darinya, di antara contohnya adalah mewakafkan mushaf dan yang lainnya, membangun masjid, sumur dan menanam pohon pada masa dia masih hidup atau dari orang lain yang dilakukan untuknya setelah kematiannya, dan doa juga bermanfaat bagi orang mati berdasarkan ijma’, dan telah shahih khabar bahwa Allah Ta’alaa mengangkat derajat seorang hamba di surga dengan istighafar (permohonan ampun) putranya untuknya".


قال الشافعي وواسع فضل الله أن يصيب المتصدق أيضا ومن ثم قال أصحابنا يسن له نية الصدقة عن أبويه مثلا....
قال ابن الصلاح وينبغي الجزم بنفع اللهم اوصل ثواب ما قرأته....
ويجري هذا في سائر الأعمال من صلاة وصوم وغيرهما
فتح المعين للشيخ زين الدين المليباري


قال المحب الطبري يصل للميت كل عبادة تفعل عنه واجبة أو مندوبة . إعانة الطالبين للسيد بكري ص ٢٢٢ ج٣


والله اعلم بالصواب

 

*Ditulis oleh KH M Sholeh, Tokoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Jombang


Bahtsul Masail Terbaru