• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 31 Mei 2024

Nasional

PBNU Umumkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh pada Selasa 12 Maret 2024

PBNU Umumkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh pada Selasa 12 Maret 2024
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: TVNU)
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: TVNU)

NU Online Jombang,
Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) mengumumkan penetapan awal Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024. Pengumuman ini disampaikan di Kantor PBNU, Jakarta pada Ahad (10/3/2024). 

 

Hal ini didasari karena setelah dilaksanakannya pengamatan hilal di sejumlah titik di Indonesia, hilal masih belum bisa dirukyat.

 

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan bahwa tim rukyatul hilal PBNU yang berada di bawah koordinasi Lembaga Falakiyah PBNU telah melakukan rukyatul hilal bil fi'li di 60 titik pengamatan di Indonesia. Hal tersebut dilaksanakan dalam rangka penentuan awal Ramadhan 1445 H.

 

"Berdasarkan laporan LF PBNU menyatakan bahwa hilal belum tampak di seluruh lokasi pengamatan tersebut. Sehingga bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari atau disebut dengan istikmal (disempurnakan)," katanya. 

 

Gus Yahya mengatakan, hasil pengamatan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan penentuan awal Ramadhan saat sidang Isbat Kemenag RI.

 

Sebagai informasi, data perhitungan ilmu falak LF PBNU menunjukkan keadaan hilal sudah berada di atas ufuk, tepatnya +0 derajat 25 menit 47 detik dan lama hilal 5 menit 13 detik, dengan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. Konjungsi atau ijtimak terjadi pada Ahad Legi 10 Maret 2024 pukul 16:00:50 WIB. 

 

Sementara itu, letak matahari terbenam berada pada posisi 3 derajat 55 menit 36 detik selatan titik barat, sedangkan letak hilal pada posisi 5 derajat 07 menit 23 menit selatan titik barat. 

 

Adapun kedudukan hilal berada pada 1 derajat 11 menit 27 detik selatan matahari dalam keadaan miring ke selatan dengan elongasi 2 derajat 30 menit 25 detik. 

 

Berdasarkan hisab yang sama, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Jayapura, Provinsi Papua, yakni sebesar -0 derajat 30 menit dengan elongasi 2 derajat 16 menit dan lama hilal di atas ufuk 0 menit 0 detik. 

 

Sementara parameter hilal terbesar terjadi di Lhoknga, Provinsi Aceh dengan tinggi 0 derajat 26 menit, elongasi 2 derajat 42 menit, dan lama hilal di atas ufuk 4 menit 21 detik. 

 

Oleh karena itu, Gus Yahya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut awal Ramadhan 1445 H.


Nasional Terbaru