• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Sabtu, 2 Desember 2023

Nasional

Cucu KH Ma'ruf Amin Hafal Al-Qur'an Hanya dalam 4 Bulan, Ini Metode yang Dipakai

Cucu KH Ma'ruf Amin Hafal Al-Qur'an Hanya dalam 4 Bulan, Ini Metode yang Dipakai
KH Ma'ruf Amin dan cucunya, Selma Ratu Dewi Tamara saat Wisuda Hafidzah V di PPHQ Jogoroto, Jombang, Rabu (15/03/2023). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Wapres RI)
KH Ma'ruf Amin dan cucunya, Selma Ratu Dewi Tamara saat Wisuda Hafidzah V di PPHQ Jogoroto, Jombang, Rabu (15/03/2023). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Wapres RI)

NU Online Jombang, 
Selma Ratu Dewi Tamara (18), cucu dari Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), KH Ma'ruf Amin adalah salah satu santri yang mengikuti prosesi Wisuda Hafidzah V Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an (PPHQ) Putri, Desa Jarakkulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (15/3/2023). Wapres bersama istri tampak mendampingi Selma saat diwisuda.


Selma dinyatakan lulus karena sudah bisa menghafal Al-Qur'an 30 juz. Pengasuh PPHQ KH Ainul Yaqin mengatakan, kelulusan Selma ini merupakan sesuatu yang spesial, karena ia mampu menghafal Al-Qur'an 30 juz hanya dalam waktu empat bulan sembilan hari. 


“Alhamdulillah cucu beliau KH Ma'ruf Amin mampu menyelesaikan program tahfidz selama empat bulan sembilan hari. Hari ini Selma mengikuti Wisuda Hafidzah di Pondok Putri ini,” kata Mbah Yaqin, sapaannya. 


Mbah Yaqin menjelaskan, wisuda kali ini diikuti oleh 187 santri putri dari total keseluruhan 600 santri putri yang bermukim di pondok putri. Salah satu dari 187 santri putri itu ialah Selma.


“Kami menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bapak KH Ma’ruf Amin, yang hadiahnya langsung dari Allah swt, berupa cucu beliau menjadi peserta Wisudawati Hafidzah V,” ujarnya.


Metode Hafalan

Mbah Yaqin menyampaikan alasan banyak santrinya cepat dalam menghafalkan Al-Qur’an. Salah satunya seperti Selma. Ia menjelaskan bahwa metode yang dipakai adalah habituasi, yaitu pembiasaan, atau penyesuaian pada suatu hal. Metode ini dinilai cukup efektif mempercepat hafalan santri hingga kurang dari satu tahun.


Lebih jauh, Mbah Yaqin menjelaskan bahwa pembiasaan yang diterapkan di pesantrennya dengan azas jogo roto, jogo rogo, dan jogo roso. "Sehingga para santri di sini bisa menyelesaikan hafalan dalam waktu yang tidak lama," ungkapnya.


Menurutnya, hal itu juga yang menjadi salah satu rahasia pesantrennya diminati santri-santri dari berbagi daerah. Bahkan terus bertambah. Apalagi belajar dan mengaji di PPHQ ini tidak dipungut biaya, alias gratis.


Para santri yang menuntut ilmu di pondok ini tidak hanya menghafal Al-Qur'an saja. Mereka juga diberikan bekal mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dengan tetap menjunjung budaya lokal, dan tetap berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadits.


Nasional Terbaru