• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Kamis, 20 Juni 2024

Daerah

Jelang Hari Raya Idul Adha, MWCNU Mojowarno Gelar Pelatihan Fikih Kurban

Jelang Hari Raya Idul Adha, MWCNU Mojowarno Gelar Pelatihan Fikih Kurban
Pelatihan fikih kurban oleh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojowarno, Jombang Ahad di Kantor MWCNU setempat, Ahad (18/6/2023). (Foto: Dok MWCNU Mojowarno)
Pelatihan fikih kurban oleh pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojowarno, Jombang Ahad di Kantor MWCNU setempat, Ahad (18/6/2023). (Foto: Dok MWCNU Mojowarno)

NU Online Jombang, 
Menjelang Hari Raya Idul Adha, sebanyak 90 orang mulai dari Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) hingga takmir masjid NU se-Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendapatkan pelatihan fikih kurban yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojowarno pada Ahad (18/6/2023), bertempat di Kantor MWCNU Mojowarno.


Romdhon, ketua panitia pelatihan fiqh kurban menjelaskan, pelatihan tersebut sangat diperlukan agar panitia kurban bisa memahami cara memotong hewan dan menangani daging kurban.


"Terselenggaranya pelatihan ini, tak luput dari inisiasi PRNU yang menghendaki adanya sosialisasi tentang penyembelihan hewan kurban. Maka dari itu, pengurus MWCNU bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Jombang untuk memberikan pemaparan tentang tata cara penyembelihan hewan kurban," jelasnya.


Pria asal Desa Mojowangi itu mengungkapkan, pelatihan tersebut bukan hanya menjelaskan bagaimana cara menyembelih hewan kurban saja.


"Selain teknis penyembelihan, dalam pelatihan ini kita juga mendapatkan penjelasan secara fikih kurban dan fikih penyembelihan kurban oleh Rais Syuriyah MWCNU Mojowarno KH Abdul Hayyi Asmad agar lebih mantap lagi dalam pelaksanaan kurban nantinya. Cara aman memegang hingga mengasah golok atau pisau potong agar tajam dan cepat saat digunakan menyembelih," ungkapnya.


Ia berharap, dengan pelatihan tersebut para warga NU atau Nahdliyin, takmir masjid maupun juru sembelih lebih siap saat menghadapi tugas pada hari raya kurban.


"Harapan saya, adanya pelatihan ini dapat menerapkan pelaksanaan kurban dengan benar mulai dari akad terima hewan, niat saat menyembelih hingga pelaksanaan penyembelihan kurban," harapnya.


Dihubungi secara terpisah Ketua MWCNU Mojowarno Habib Ghofir menyampaikan, Hari Raya Idul Adha berkaitan erat dengan prosesi penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di tengah masyarakat dan masjid-masjid di sekitarnya. Hampir setiap dusun melaksanakan kurban. Oleh karena itu perlu ilmu dasar menyembelih kurban sesuai syariat.


"Diperlukan pemahaman secara mendalam tentang berbagai tata cara yang selama proses penyembelihan menjadi hal penting untuk diketahui, tentu sesuai syariat dan aturan fikih," ujar pria yang akrab disapa Kiai Ghofir itu.


Ia berharap, dengan diadakannya pelatihan tersebut, Nahdliyin dan para juru sembelih lebih siap menjalankan tugasnya.


"Harapan saya, kita mampu menerapkan kurban dengan benar mulai dari akad terima hewan, niat saat menyembelih, pelaksanaan penyembelihan yang efisien dan halalan thayyiban sampai pembagian daging kurban sesuai dengan tuntunan syariat islam," pungkasnya.


Daerah Terbaru