• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 14 Agustus 2022

Amaliyah NU

Cara Memperlakukan Hewan yang akan Disembelih Sesuai Syariat

Cara Memperlakukan Hewan yang akan Disembelih Sesuai Syariat
Hewan kurban.
Hewan kurban.

Menyembelih hewan tidak sekadar hanya bisa menyembelih. Tapi ada aturan yang harus diketahui dan dikuasai, salah satunya adalah adanya perintah berbuat baik pada hewan yang akan disembelih.


Sebagai makhluk Allah swt, kita memiliki kewajiban untuk senantiasa berbuat baik kepada sesama manusia. Bahkan tidak hanya itu saja, kepada tumbuhan dan hewan pun kita diperintahkan untuk berbuat baik. Sebagaimana hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim:

 
أخرج مسلم في كتاب الصيد والذبائح وما يؤكل من الحيوان 3615: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ ثِنْتَانِ حَفِظْتُهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ


Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik atas segala sesuatu. Jika kalian membunuh (dalam proses sanksi qishah), maka berbuat baiklah (lakukan dengan baik) dalam cara membunuh dan jika kalian menyembelih, maka berbuat baiklah dalam cara menyembelih, dan hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan sembelihannya.


Nah فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ (berbuat baiklah dalam menyembelih) dipahami bahwa tidak hanya pada saat menyembelih hewan tersebut dengan pisau yang paling tajam dan dengan cara yang singkat serta cepat saja. Melainkan juga berbuat baik sebelum proses penyembelihan yang meliputi:


Pertama, jangan menggeret paksa hewan yang akan disembelih, melainkan tuntunlah dengan baik. Jika hewan tersebut dituntun ke tempat penyembelihan tidak mau jalan, maka angkatlah (kecuali sapi, kerbau, dan unta, karena tidak bisa diangkat).


Kedua, tunggulah hewan yang akan disembelih dalam keadaan tenang.


Ketiga, jangan menampakkan senjata tajam di hadapan hewan yang akan disembelih, termasuk jangan mengasah pisau di sekitaran atau di hadapan hewan yang akan disembelih. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw:


أخرج ابن ماجة في كتاب الذبائح 3163: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ ابْنُ أَخِي حُسَيْنٍ الْجُعْفِيِّ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنِي قُرَّةُ بْنُ حَيْوَئِيلَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحَدِّ الشِّفَارِ وَأَنْ تُوَارَى عَنْ الْبَهَائِمِ


“Rasulullah saw memerintahkan untuk mengasah pisau, tanpa memperlihatkannya kepada hewan (yang akan disembelih).”


 عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : قام رسول الله صلى الله عليه وسلم على رجل واضع رجله على صفحة شاة وهو يحد شفرته وهي تلحظ إليه ببصرها فقال : أفلا قبل أتريد أن تميتها 


Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah saw mengamati seorang lelaki yang meletakkan kakinya di atas pipi (sisi) kambing dalam keadaan ia mengasah pisaunya sedangkan kambing tersebut memandang kepadanya. Maka Rasulullah bersabda: “Tidaklah diterima hal ini. Apakah engkau ingin benar-benar mematikannya. (dalam riwayat lain: Apakah engkau ingin mematikannya dengan beberapa kematian).” (HR Al-Baihaqi).


Keempat, tutuplah mata hewan yang akan disembelih dengan daun telinganya.


*Ustadz Moh Makmun, Ketua PC Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Jombang 2017-2022


Amaliyah NU Terbaru