• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 27 Februari 2024

Daerah

Intip Persiapan Liburan Ponpes Tambakberas, Harus Lulus Taftis Kitab

Intip Persiapan Liburan Ponpes Tambakberas, Harus Lulus Taftis Kitab
Gerbang masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang (Foto: NU Online Jatim)
Gerbang masuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang (Foto: NU Online Jatim)

NU Online Jombang,

Sejumlah Pondok Pesantren di Jombang akan melangsungkan liburan akhir tahun yang bertepatan juga dengan akhir semester. Begitu pula yang terjadi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberask, Jombang. Berikut kesiapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum jelang momentum liburan.

 

Abu Bakar Roihan, koordinator pemulangan santri Pondok Pesantren Induk Tambakberas Jombang menyampaikan, berdasarkan surat edaran dari pengurus yayasan, libur Pondok dimulai pada 15 Desember 2022 hingga 1 Januari 2023. Adapun santri yang dijadwalkan pulang, tercatat kurang lebih 600 santri yang akan melangsungkan libur di rumah, sementara sisanya akan tinggal di asrama.

 

“Kami para pengurus membentuk tim struktural kepanitiaan untuk sosialisasi kesehatan dan informasi terkait kepulangan serta memberikan informasi kepada Wali Santri. Kami juga menyiapkan tim guna menertibkan pelaksanaan proses pemulangan bagi para santri," jelasnya.

 

Kemudian ia juga menambahkan, pos penjemputan wali santri akan berada di halaman gedung serbaguna Hasbullah Said Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

 

“Pemulangan ini kita bagi kedalam 3 kelompok. Yaitu, pemulangan khusus santri Jawa Timur, luar Jawa Timur dan luar pulau Jawa. Para santri dari luar Jawa Timur ada yang pulang bersama naik bis atau kereta tanpa dijemput sementara santri luar Jawa sesuai dengan jadwal tiketnya masing-masing. Ada yang menggunakan pesawat, ada pula yang menggunakan kapal laut sebagai alat transportasi," jelasnya.

 

Ia juga memaparkan, persyaratan santri untuk dinyatakan boleh pulang adalah harus mengikuti taftis kitab. Pembacaan surat Al Waqi'ah serta pembacaan Ratibul Haddad akan dilakukan di Pondok Pesantren untuk mengisi kekosongan selama liburan.

 

“Santri dinyatakan boleh pulang jika sudah menyelesaikan kelengkapan administrasi dan sudah mengambil rapor di sekolah. Selain itu, santri juga harus lulus taftis kitab. Namun, karena sekarang juga momentum piala dunia, jadi ada kegiatan tambahan di Pondok dengan menggelar nonton bareng piala dunia di halaman," jelasnya.

 

Abu Bakar menambahkan, santri yang tidak pulang tetap melakukan kegiatan di Pondok seperti biasa. Untuk mengisi kekosongan liburan, kegiatan pembacaan surat Al Waqiah dan Ratibul Haddad.

 

"Santri yang tidak pulang tetap melaksanakan kegiatan pondok seperti biasa. Diperbolehkan keluar tetapi ada jam malam. Jadi, jam 10 malam sudah harus berada di Pondok. Akan ada pengawasan dari keamanan dan ketertiban Pondok," pungkasnya.


Daerah Terbaru