Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Masih PPKM Darurat, Begini Penerapan Salat Idul Adha di Ponpes Jombang

Foto : Ilustrasi
Foto : Ilustrasi

NU Jombang Online,
Mendukung aturan pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, segenap santri di Pondok Pesantren (Ponpes) wilayah Kabupaten Jombang melaksanakan sholat Idul Adha di asrama masing-masing dengan protokol kesehatan yang ketat. Pelaksanaan Sholat Idul Adha juga hanya dibatasi bagi santri, pengurus dan pesantren saja. Sementara masyarakat setempat tidak diperbolehkan untuk terlibat dalam sholat Idul Adha di masjid Pondok Pesantren.

Salah satu pondok pesantren yang menerapkan hal tersebut adalah Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang. 

KH Abdussalam Shokhib, Pengasuh PP Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Kabupaten Jombang mengatakan, pelaksanaan sholat Idul Adha di Ponpes hanya melibatkan sebagian pengurus dan pengasuh pesantren. Sedangkan santri tetap melakukan sholat Idul Adha di asrama masing-masing.

"Pada intinya yang sholat di masjid induk hanya sekitar 30 persen. Sementara, para santri akan diimbau untuk melaksanakan salat Idul Adha di asramanya masing-masing," jelasnya.

Dikatakan, hal tersebut telah disosialisasikan bersama pemerintah daerah kabupaten Jombang pada hari Senin 5 Juli 2021 lalu. Karena Desa Denanyar terkonfirmasi merah, maka masyarakat setempat diharap untuk salat Idul adha di rumahnya masing-masing demi meminimalisir virus covid-19 makin meluas.

"Untuk masyarakat, nanti kami umumkan untuk tidak melaksanakan sholat berjamaah di masjid Pesantren. Karena memang sampai saat ini, masyarakat yang dari luar masih dilarang untuk masuk ke kawasan pondok. Jadi untuk sholat, diharapkan mereka bisa melakukan di rumah masing-masing supaya kita dapat sekaligus mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka positif COVID-19 di Jombang," tuturnya. 

Pihaknya mendukung kebijakan dan aturan yang diberikan oleh pemerintah. Sebab, menurutnya angka kenaikan dan kematian COVID-19 semakin meningkat. 

"Semoga dengan melakukan PPKM darurat secara disiplin, bisa menurunkan penderita covid-19 hingga tuntas selesai," imbuh Gus Salam penuh harap.

Dikonfirmasi secara terpisah, pelaksanaan sholat Idul Adha di Ponpes Darul Ulum Rejoso Jombang juga berbeda dari biasanya. 

Salah satu pimpinan asrama Ponpes Darul Ulum, KH. M Zufikar As’ad mengatakan, santri tetap sholat di Masjid seperti biasa namun tetap berjarak dan mematuhi Prokes. Namun, pihaknya tidak mengizinkan masyarakat di luar pondok untuk mengikuti sholat Idul Adha di Masjid.

"Kalau disini Santri tetap akan melaksanakan sholat Idul Adha berjamaah akan tetapi pelaksanaannya diperketat sesuai dengan protokol kesehatan seperti menjaga jarak." jelas Ulama yang kerap disapa Gus Ufik ini.

Seperti diketahui, hari raya Idul Adha jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021. Namun, karena pada tanggal tersebut masih berlaku PPKM darurat, maka pemerintah mengimbau masyarakat untuk melaksanakan sholat di rumahnya masing-masing.

Kontributor : Muhammad Fa'iz
Editor : Fitriana