• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 31 Mei 2024

Daerah

5 Jajanan Lebaran Tradisional Khas Jombang

5 Jajanan Lebaran Tradisional Khas Jombang
Jenang, jajanan lebaran tradisional. (Foto: wikipedia)
Jenang, jajanan lebaran tradisional. (Foto: wikipedia)

NU Online Jombang,
Salah satu tradisi ketika lebaran adalah memuliakan tamu dengan menyajikan suguhan berupa makanan atau minuman.


Beberapa makanan atau jajanan tradisional kerap disuguhkan untuk dinikmati tamu ķetika lebaran.


Berikut jajanan tradisional khas Kabupaten Jombang yang kerap disuguhkan ketika lebaran.

  1. Jenang

Jenang merupakan jajanan tradisional yang berasal dari olahan tepung ketan yang bercita rasa manis legit.


Berwarna kecokelatan, jenang biasanya dibuat dari campuran antara tepung ketan, santan kelapa, dan gula merah. Ketiga bahan tersebut dìaduk selama beberapa jam. Setelah matang, adonan didinginkan untuk kemudian dipotong-potong sesuai keinginan.


Jenang memiliki filosofi tertentu yang sarat akan makna. Proses pembuatannya yang lama menyimpan makna tentang kesabaran. Sedangkan, teksturnya yang lengket mengisyaratkan arti kebersamaan dan keharmonisan.

  1. Kerupuk puli

Kerupuk puli adalah jajanan sederhana yang terbuat dari nasi yang ditumbuk halus dan dicampur dengan tepung tapioka juga bumbu-bumbu.


Kerupuk puli biasa dijadikan alternatif untuk mengolah nasi sisa yang belum basi agar bisa dikonsumsi.


Proses pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan mencampur nasi yang telah halus dengan sedikit tepung tapioka dan bumbu-bumbu. Kemudian, adonan dimasukkan dalam plastik lonjong dan dikukus hingga matang. Setelah matang, adonan didinginkan dan diiris tipis-tipis untuk kemudian dijemur. Jika sudah kering, krecek kerupuk puli digoreng hingga matang.

  1. Petulo

Petulo adalah salah satu jenis kerupuk yang terbuat dari tepung beras atau tepung singkong.


Berbentuk seperti anyaman bunga, kerupuk petulo kerap dihidangkan ketika lebaran. Rasanya yang gurih banyak diminati oleh semua kalangan usia.

 
  1. Madu Mongso 

Madu mongso adalah makanan manis yang terbuat dari ketan hitam yang telah difermentasi, dan dimasak dengan campuran gula.


Berwarna cokelat kehitaman, jajanan yang satu ini memiliki rasa manis dengan tekstur seperti gulali namun terdapat buliran beras ketan hitam di dalamnya.


Madu mongso berasal dari dua kata, yaitu 'madu' yang artinya manis, dan 'mongso' yang berarti makanan. Ada juga yang mengatakan bahwa 'mongso' berasal dari kata 'rumongso' yang artinya dipikir atau dikira. 


Madu mongso memiliki filosofi bahwa setelah melakukan hal yang sulit (puasa) maka akan mendapat kemenangan (hari raya).

  1. Gempo

Gempo adalah jajanan yang terbuat dari tepung terigu dan kacang merah dengan taburan parutan kelapa di atasnya.


Bercita rasa manis, jajanan gempo ini memiliki makna tentang mensyukuri nikmat Tuhan berupa hasil panen yang baik dan terhindar dari gagal panen.


Itulah 5 macam jajanan yang kerap dihidangkan saat lebaran. Tentunya, masih ada banyak lagi jajanan khas yang ada di Indonesia dan menjadi kebanggaan daerah.


Daerah Terbaru