Home Warta Nasional Fiqih Daerah Bahtsul Masail Opini Keislaman Amaliyah NU Khutbah Humor Ekonomi Lainnya Buku/Resensi Video Nyantri MWC Ranting NU Pengurus

Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang Terima Vaksin Kedua dari TNI

Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang Terima Vaksin Kedua dari TNI
Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang Terima Vaksin Kedua dari TNI. (Foto: NU Online Jombang/Karimatul Maslahah)
Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang Terima Vaksin Kedua dari TNI. (Foto: NU Online Jombang/Karimatul Maslahah)
NU Online Jombang, 
Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Kabupaten Jombang menerima serbuan vaksin Sinovac. Vaksin ini diberikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnuwanto beserta Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono. Turut mendampingi Bupati Jombang Hj Munjidah Wahab, Selasa (12/10/2021).
 
Sebelum melakukan kegiatan vaksinasi, Yudo Margono beserta bupati Jombang ziarah kubur terlebih dahulu di makam KH Tamim Irsyad dan keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Jombang.
 
Selanjutnya, mereka menghadiri kegiatan vaksinasi santri yang digelar di halaman pondok pesantren setempat. 
 
Sekretaris Yayasan Zahrul Azhar Asumta mengatakan, bahwa pihak Pondok Pesantren Darul Ulum mendukung terhadap percepatan vaksinasi Covid-19 sebagaimana yang diharapkan pemerintah. Ini dilakukan agar kasus Covid-19 segera berakhir. Menurut data internal pesantren, 90% unsur Pesantren Darul Ulum termasuk santri sudah selesai menjalani vaksin pertama. 
 
“Jumlah santri kan 9000. Nah, sekarang yang kita vaksin ini paketnya 1000. Untuk vaksin dengan angkatan laut ini vaksin kedua,” ujarnya.
 
Vaksinasi cukup membantu santri kembali menjalankan aktivitasnya. Sejak Covid-19 melandai bersamaan dengan penyelenggaraan vaksinasi di sejumlah titik, santri Darul Ulum mulai mengaktifkan aktivitas belajarnya. Tentu dengan protokol kesehatan sebagaimana yang diharapkan pemerintah. 
 
“Alhamdulillah sudah jalan sesuai dengan aturan prokes yang ada dan berjalan dengan komposisi yang kuat, baru seminggu dua minggu ini para santri berseragam, sebelumnya mereka tidak mengenakan seragam dan juga belum optimal,” ungkapnya.
 
Diakui pria yang kerap disapa Gus Hans ini, aktivitas santri makin optimal. Ini tidak lepas dari konsistensi santri dalam menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. 
 
“Untuk mematuhi protokol kesehatan kita kurangi yang datang sekitar 30% kalau awal-awal dulu kita pulangkan semua, bertahap 50% gantian kelas satu masuk, kelas dua pulang, ganti lagi. Nah kalau sekarang sudah optimal,” tuturnya.
 
Sementara itu, Kasal TNI Yudo Margono menegaskan, dirinya bersama jajaran TNI yang lain memang menggencarkan vaksinasi di sejumlah titik. Semula menyasar masyarakat yang berada kepulauan, selanjutnya beralih kepada lingkungan pendidikan, termasuk pesantren.
 
“Kalau targetnya semuanya pulau-pulau terluar sudah kita vaksin semuanya kira-kira sudah 100%, sehingga kita beralih membantu lembaga-lembaga pendidikan, di pesantren dan sebagainya, kalau pulau-pulau luar sudah beres semuanya karena kita kerahkan dengan kapal-kapal perang kita untuk menyelesaikan kegiatan vaksinasi khususnya di pulau-pulau terluar dan daerah terpencil,” ucapnya.
 
Kontributor: Karimatul Maslahah
Editor: Ahmad

Terkait

Daerah Lainnya

Terpopuler

Rekomendasi

Warta