• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 29 Juni 2022

Daerah

Ning Eli: Fatayat Jangan Dijadikan Alat Partai Politik

Ning Eli: Fatayat Jangan Dijadikan Alat Partai Politik
Pelantikan dan diba' kubro (Foto: NU Online Jombang/Ali Purnomo)
Pelantikan dan diba' kubro (Foto: NU Online Jombang/Ali Purnomo)

NU Online Jombang,

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang harus bisa mengutamakan kepentingan bersama dan memantapkan eksistensi organisasinya di dalam kehidupan bermasyarakat. Jangan sampai Fatayat dijadikan alat partai politik.

 

Hal ini disampaikan Ketua Fatayat NU Kabupaten Jombang, Lailatun Ni’mah. Hal tersebut disampaikan saat memberikan semangat kepada jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Jombang kota yang telah dilantiknya bersama Ranting Fatayat NU se kecamatan Jombang. Acara bertempat di Masjid Sunan Kalijaga, Kelurahan Kaliwungu Jombang, Minggu (19/6/2022).

 

Menurutnya, setelah dilantik jangan hanya semangat di awal saja, namun harus tetap semangat selamanya dalam berkhidmah di NU.

 

Selain itu, lanjutnya, kader Fatayat tidak boleh tergiur dengan ajakan ke ranah politik praktis.

 

"Fatayat ini sayapnya NU bukan sayap partai. Jadi, kita harus menjaga organisasi ini. Jangan sampai kita larut dalam percaturan partai politik," ungkap ning Eli sapaan akrabnya.

 

Sementara itu, sekretaris PAC Fatayat Jombang kota, Erna Agustin menjelaskan bahwa pelantikan PAC Fatayat Jombang kota ini dilakukan bersamaan dengan pelantikan Ranting Fatayat se-kecamatan Jombang.

 

"Selain Pelantikan PAC Fatayat Jombang kota, hari ini juga sekaligus pelantikan 20 ranting Fatayat se-Kecamatan Jombang," jelas Erna saat dikonfirmasi NU online Jombang.

 

Ia menambahkan, pelantikan tersebut sengaja dilakukan bersamaan dengan rutinan Diba' Kubro Fatayat Jombang kota yang setiap dua bulan sekali dilaksanakan. 

 

"Mudah-mudahan dari pelantikan ini sahabat Fatayat lebih bersemangat untuk melaksanakan tugas," pungkasnya.


Daerah Terbaru