Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Fiqih Opini Keislaman Khutbah Mitra

Kemandirian Ekonomi, Prioritas MWCNU Bareng di 'Tangan' KH Muhtadi-Choirul Anam

Kemandirian Ekonomi, Prioritas MWCNU Bareng di 'Tangan' KH Muhtadi-Choirul Anam
Kemandirian Ekonomi, Prioritas MWCNU Bareng di 'Tangan' KH Muhtadi-Choirul Anam. (Foto: Panitia)
Kemandirian Ekonomi, Prioritas MWCNU Bareng di 'Tangan' KH Muhtadi-Choirul Anam. (Foto: Panitia)

NU Online Jombang, 
Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang menggelar konferensi di kantor MWCNU setempat, Sabtu (27/11/2021). Musyawarah tertinggi NU di tingkat kecamatan dengan tema 'Kemandirian Umat Berbasis Jamaah dan Jamiyah' ini berlangsung dengan protokol kesehatan. 


Dalam sidang pleno pemilihan pengurus, peserta mempercayakan kepada Choirul Anam sebagai ketua dan KH Muhammad Muhtadi sebagai rais MWCNU Bareng untuk lima tahun mendatang.


Ketua Pelaksana, Edi Sucipto mengatakan, konferensi ini penting dilakukan untuk memompa spirit pengurus dalam berkhidmah di MWCNU Bareng. 


"Kegiatan konferensi ini bertujuan untuk menambah semangat dalam berorganisasi, serta mengevaluasi kinerja kepengurusan," kata pria yang akrab disapa Sucipto itu.


Ketua MWCNU Bareng, Choirul Anam mengungkapkan, dalam masa kepemimpinannya, dirinya bertekad menyeriusi program-program kemandirian ekonomi. Dan itu akan menjadi kagiatan prioritas.


"Nantinya kami akan prioritaskan program kemandirian ekonomi yang berkaitan dengan kemaslahatan umat,"ungkap pria yang akrab disapa Choirul itu.


Strategi yang akan digunakan bisa melalui Baitul Mal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) dan Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Dua lembaga ini menurutnya harus terus bersinergi untuk mewujudkan kemandirian tersebut.


"Rencananya BMTNU dan LAZISNU Bareng akan bersinergi lewat program-program untuk terus meningkatkan peran dan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat. Program yang dilaksanakan harapnya bisa menyentuh ranting, Pimpinan Anak Ranting (PAR), jamiyah yasin, tahlil, dan sebagainya baik itu program keagamaan, sosial, ekonomi, pendidikan, dan sektor-sektor lainnya," imbuhnya.


Untuk diketahui, konferensi diikuti oleh perwakilan dari 14 Pengurus Ranting (PR) NU se-Kecamatan Bareng. Pemilihan rais dan ketua dilaksanakan dengan sistem Ahlul Halli wal Aqdli (AHWA).


Kontributor: Annisa Rahma
Editor: Ahmad 

Terkait

Daerah Lainnya

terpopuler

rekomendasi