• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Selasa, 16 Agustus 2022

Daerah

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un Cak Trimo, Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia

Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un Cak Trimo, Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia
Saat jenazah akan disholati (Foto : NU Online/Ali Purnomo)
Saat jenazah akan disholati (Foto : NU Online/Ali Purnomo)

NU Online Jombang, 

Innalilahi wa innailaihi rajiun, salah satu anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Subandi atau lebih akrab disapa Cak Trimo wafat, Sabtu (5/3/2022).

 

Pria yang juga merupakan personil majelis shalawat seribu rebana ini aktif dalam menjaga keamanan kegiatan Nahdlatul Ulama maupun Badan Otonom (Banom) yang lain.

 

"Cak Trimo anggota majelis shalawat seribu rebana dan juga aktif sebagai anggota Banser NU Jombang. Selain itu cak Trimo orangnya entengan dan enak'an kalau diminta pertolongan," kata KH Nurhadi (Mbah Bolong) yang turut menjadi imam shalat jenazah di kediaman Cak Trimo.

 

Shalat jenazah dipimpin langsung oleh ketua majelis seribu rebana, Mbah Bolong, dan dimakamkan di desa setempat ba'da dhuhur.

 

Berita wafatnya tersebar luas di media sosial. Kabar ini tentu menjadi duka mendalam bagi warga Banser Nahdlatul Ulama (NU) serta majelis shalawat seribu rebana kabupaten Jombang khususnya.

 

Untaian doa demi doa untuk almarhum terus terucap dari berbagai kepengurusan NU Jombang baik Ansor, Banser maupun majelis seribu rebana. Hingga berita ini ditulis, doa kepada almarhum masih terus mengalir.

 

Sementara itu, Abdul kholik salah satu senior Banser Jombang kota menyampaikan, almarhum sebelumnya pernah dirawat di Rumah Sakit dan sudah sembuh. Namun kemudian, ia merasakan sakit lagi dan akhirnya meninggal di kediamannya.

 

"Setelah pulang dari rumah sakit, dia kelihatan sudah membaik. Namun Allah berkehendak lain," terang Kholik.

 

Menurutnya, selama berkhidmah di Banser NU, almarhum semangatnya luar biasa dan jarang mengeluh.

 

"Semoga dosanya terampuni dan mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT," pungkasnya.

 

Kontributor : Ali Purnomo 


Daerah Terbaru