• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Neraca BMTNU Nasional Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Sabtu, 1 Oktober 2022

Nyantri

Resensi Film: Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Resensi Film: Rembulan Tenggelam di Wajahmu
Rembulan Tenggelam di Wajahmu (Sumber : Google)
Rembulan Tenggelam di Wajahmu (Sumber : Google)

NU Online Jombang,

Sudah pernah nonton Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu, yang diadaptasi dari novel karya Tere Liye dengan judul sama? Meski bukan film baru, namun film ini masih layak ditonton hari ini. Dimana kita sering mempertanyakan keadilan takdir Tuhan.

 

Film yang disutradarai oleh Danial Rifki dan diproduksi oleh Max Pictures ini dibintangi oleh sederet aktor dan aktris papan atas seperti Donny Alamsyah, Bio One, Arifin Putra, dan Anya Geraldine. 

 

Film ini mencoba mengangkat tema tentang konflik internal di dalam diri sang karakter utama yang buta akan suratan takdir. Konflik internal itulah yang menjadi pemantik atas semua tindakan sang tokoh, yang akhirnya menimbulkan konflik baru, khususnya antar sesama karakter lainnya.

 

Ada lima pertanyaan yang pernah ia ajukan semasa hidup. Dua antaranya adalah ‘mengapa Tuhan menaruh aku di sini’ dan yang kedua ‘apakah hidup ini adil.’

 

Kedua pertanyaan itu muncul bertahap sesuai dengan jalan hidup yang dilalui Ray muda. Mulai dari kebiasaannya yang suka mencuri, berjudi, dan mabuk-mabukan, harus berurusan dengan seorang pencuri berlian

 

Ini adalah cerita drama spiritual yang ngajak kita untuk berpikir. Kita sering nanya Tuhan adil nggak sih ke kita? Dan Film ini memberikan gambaran, betapa adilnya Sang Pencipta kepada kita.

 

Seperti halnya yang ada di buku, film ini juga penuh dengan makna yang akan membuka mata dan pikiran kita mengenai kehidupan. Penonton seakan-akan diajak untuk memahami rahasia apa yang terjadi di balik kejadian-kejadian besar dalam hidup. 

 

Seperti karya-karyanya yang lain, Tere Liye selalu mengetengahkan pengetahuan, agama islam, dan moral kehidupan. Dengan penyampaian yang unik dan sederhana membuat pembaca bisa seolah-olah merasakan langsung sehingga pesan yang diberikan bisa diterima.

 

Kontributor: Nasywa Annisa, Siswa XI MIPA 4 MAN 3 Jombang


Nyantri Terbaru