• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 23 Februari 2024

Daerah

HARI SANTRI 2023

Sukseskan Hari Santri 2023, PRNU Ngumpul Jogoroto Gelar Pembacaan Shalawat Nariyah

Sukseskan Hari Santri 2023, PRNU Ngumpul Jogoroto Gelar Pembacaan Shalawat Nariyah
Pembacaan shalawat nariyah PRNU Ngumpul Jogoroto, Sabtu (21/10/2023). (Foto: Muhammad Riefqi Alfariz)
Pembacaan shalawat nariyah PRNU Ngumpul Jogoroto, Sabtu (21/10/2023). (Foto: Muhammad Riefqi Alfariz)

NU Online Jombang,

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang menggelar pembacaan shalawat nariyah di masjid-masjid dan mushala-mushala setempat pada sabtu (21/10/23) malam. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2023. 

 

“Inisiator kegiatan pembacaan 1 milyar sholawat nariyah ini digagas oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), lalu diinstruksikan ke pengurus wilayah, cabang, MWC, hingga pengurus ranting dan anak ranting,” papar Ketua Tanfidziyah PRNU Ngumpul, Achmad Sulaiman . 

 

Kegiatan dimulai dengan shalat isya berjamaah, lalu dilanjutkan dengan pembacaan shalawat nariyah, dengan pembagian 100 sholawat per 1 mushala/masjid dan diakhiri dengan do’a.

 

“Kegiatan ini dilakukan oleh seluruh Nahdliyin Desa Ngumpul dengan penggeraknya adalah pengurus anak ranting. Kami membagi paket pembacaan menjadi 100 shalawat di setiap masjid atau mushala, dan dibaca secara berjamaah setelah shalat isya,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan semata-mata meminta pertolongan dan perlindungan kepada Allah swt, supaya terhindar dari marabahaya, bala dan musibah. 

 

Selain itu juga dimudahkan segala urusan dan kesulitan hidup, dilapangkan rizkinya dan dikabulkan segala hajatnya baik bagi si pembaca, maupun Nahdliyin serta bangsa dan negara Indonesia. 

 

Ia melanjutkan, selain untuk mengingat kembali tentang perjuangan KH Hasyim Asy'ari yang melahirkan resolusi jihad dan menjadi tonggak ditetapkannya Hari Santri Nasional. Pembacaan shalawat nariyah juga memperteguh para generasi muda (santri) untuk tetap meneruskan perjuangan KH Hasyim Asy'ari.

 

"Dengan senantiasa minta pertolongan dan perlindungan kepada Allah swt, agar dimudahkan segala urusannya untuk berkhidmah di NU dan bangsa Indonesia. Berjuang untuk melawan kebodohan, ketertinggalan, keterbelakangan, ketidak adilan, serta kemiskinan,” imbuhnya.

 

Kontributor: Muhammad Riefqi Alfariz


Daerah Terbaru