• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 19 April 2024

Daerah

Jamaah Yaasiin Tahlil dan Nariyah, Hidupkan Ahlusunnah Wal Jamaah

Jamaah Yaasiin Tahlil dan Nariyah, Hidupkan Ahlusunnah Wal Jamaah
Jayatana (Foto : NU Online/Ira Wahyu Wardhani)
Jayatana (Foto : NU Online/Ira Wahyu Wardhani)

NU Online Jombang

Jami’iyah Yaasiin Tahlil dan Nariyah (Jayatana) adalah perkumpulan bapak-bapak di Dusun Sambongsantren dengan membaca Yaasiin, Tahlil, dan Nariyah bersama. Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan ahlusunnah wal jama’ah (Aswaja) di lingkungan warga.

 

Jayatana diadakan dua minggu sekali, mulai ba’da isya sekitar pukul 19.00 sampai dengan 21.00 WIB. Bertempat di kediaman anggota Jayatana, Nur Choliq, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 100 orang yang merupakan warga Dusun Sambongsantren.

 

H M Dzulkhoiri, Ketua Pengurus Ranting (PR) Sambongdukuh yang hadir dalam kegiatan ini memaparkan, Jami’iyah ini digagas oleh KH Bustomi, KH Sa’dullah dan beberapa Kiai yang ada di Sambongdukuh. Kegiatan ini dibuat untuk memberikan wadah perkumpulan bagi bapak-bapak.

 

“Kami di jajaran Pengurus Ranting (PR) sangat mendukung kegiatan Jayatana ini. Selanjutnya, kami akan berupaya menjaga untuk tetap istiqomah,” ujarnya.

 

Pria yang akrab disapa Dzulkoiri ini menyampaikan, kegiatan Jayatana ini dilakukan untuk melakukan silaturahim antar warga serta menghidupkan ahlusunnah wal jama’ah di lingkungan warga.

 

“Kegiatan Jayatana dilaksanakan di rumah anggota secara bergiliran tiap pertemuan. Teknis pemilihan rumah anggota yang ditempati, dilakukan dengan cara acak atau undian. Teknik acak tersebut akan gugur jika ada permintaan khusus dari anggota yang rumahnya ingin ditempati," jelasnya. 

 

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh H Lutfi, kemudian, dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (Kultum) yang disampaikan H M Dzulkhoiri. Barulah, setelah itu masuk ke acara inti yakni pembacaan Yaasin dan Nariyah oleh H Ahmad Mu’tasim Billah dan pembacaan tahlil oleh H M Fatih. 

 

Dzulkhoiri yang juga merupakan wakil ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Jombang Kota ini mengharapkan, dengan adanya Jami’iyah Yaasiin Tahlil dan Nariyah ini Aqidah ahli sunnah wal jamaah dapat mengakar kepada warga.

 

Sementara itu, Choliq, Anggota Jayatana mengatakan, Jayatana muncul sebagai perwujudan amalan Ahlusunnah wal Jamaah.

 

“Saya berharap, dengan adanya Jayatana, kami sebagai warga dapat bersilaturahim antar anggota dan mengamalkan Aswaja serta dapat istiqomah dalam kegiatannya," pungkasnya.

 

Kontributor : Ira Wahyu Wardhani

Editor : Fitriana


Daerah Terbaru