• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Selasa, 5 Juli 2022

Daerah

Peserta Porseni Pencak Silat Tingkat MA Se-Kabupaten Jombang Melonjak 100 Persen

Peserta Porseni Pencak Silat Tingkat MA Se-Kabupaten Jombang Melonjak 100 Persen
Kategori yang sedang dilaksanakan saat ini yaitu kategori seni tunggal pencak silat (Foto : NU Online/ Sohibul Huzair)
Kategori yang sedang dilaksanakan saat ini yaitu kategori seni tunggal pencak silat (Foto : NU Online/ Sohibul Huzair)

NU Online Jombang,

Kementrian Agama Kabupaten Jombang (Kemenag) kembali menggelar Event Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Tingkat Madrasah Aliyah (MA) kabupaten Jombang yang diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 3 November 2021.

 

H Muhammad Widodo, Ketua Lembaga Wasit Juri Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengatakan, Porseni ini dilakukan setiap dua tahun sekali. Tahun jni, peserta yang mengikuti cabang olahraga pencak silat meningkat drastis dibandingkan pelaksanaan Porseni sebelumnya.

 

“Alhamdulillah, Porseni yang biasa digelar 2 tahun sekali ini bisa dilaksanakan setelah vakum karena adanya covid-19. Pada Porseni kali ini, ada kenaikan yang cukup drastis pada peserta cabang olahraga Pencak Silat. Jika sebelumnya hanya 10-15 orang peserta putra ataupun putri, kini meningkat menjadi 30 lebih," paparnya.

 

Ia menambahkan, kali ini, jumlah peserta putra adalah 34 orang dan peserta putri sebanyak 31 orang. 

 

Menurutnya, banyak kesempatan untuk meraih Juara dalam pertandingan ini. Tidak ada gerakan yang cukup membahayakan fisik.

 

Kategori yang sedang dilaksanakan saat ini, lanjut dia, yaitu kategori seni tunggal.

 

"Kategori seni tunggal ini maksudnya, sudah ada jurus yang ditentukan oleh IPSI. Sehingga, peserta tidak boleh menggunakan jurus yang lain dalam perlombaan," jelasnya.

 

Jurus tunggal IPSI atau kategori tunggal IPSI adalah jurus pesilat yang memperagakan keahliannya dalam menguasai jurus tunggal baku secara benar, tepat dan mantap serta dipenuhi dengan penjiwaan. 

 

"Jurus Tunggal IPSI ini terdiri dari tangan kosong dan bersenjata, serta patuh terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam kategori Tunggal IPSI. Jurus IPSI berjumlah 100 gerakan yang terdiri dari jurus tangan kosong dan bersenjata," urainya.

 

Ia menambahkan, semua perguruan boleh mengikuti event ini. Yang terpenting sudah bergabung dengan IPSI.

 

“Semua perguruan bisa mengikuti event ini, yang terpenting mereka sudah tergabung dengan IPSI. Saat ini sudah terdata 5 perguruan yang mengikuti event ini. Diantaranya adalah Tapak Suci, Pagar Nusa (PN), Setia Hati (SH) Terate, Nur Hariah, Nurul Huda (NH) Perkasa. Di Jombang sendiri sudah ada 9 perguruan yang aktif bergabung di IPSI," paparnya.

 

Pria yang akrab disapa H Widodo ini mengatakan, ada beberapa ketentuan dalam Porseni ini yang harus dipenuhi oleh peserta.

 

Pertama, kata dia, peserta harus hafal 100 gerakan yang baku secara berurutan. Kemudian, yang kedua, saat memasuki gelanggang yang berukuran 10x10, peserta tidak boleh keluar dari gelanggang. Jika keluar, peserta akan dikurangi 5 poin.

 

Lebih lanjut, H Widodo memaparkan, ketentuan yang harus dipatuhi peserta adalah memakai pakaian standar melayu. 

 

"Warna pakaian bebas yang terpenting tidak ada corak ataupun batik. Dan bagian dalam baju yang boleh dipakai hanya yang ada logo IPSI, kabupaten atau sponsor. Penting juga untuk memperhatikan logo sponsor karena besarnya tidak boleh melebih logo IPSI. Terakhir, peserta harus menggunakan ikat kepala dan kain samping. Semua itu wajib diikuti semua peserta," pungkasnya.

 

Kontributor : Sohibul Huzair Ellathoillah

Editor : Fitriana

 


Daerah Terbaru