• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 6 Juli 2022

Daerah

Banser Sumobito Jombang Bantu Evakuasi Korban Banjir di 5 Desa

Banser Sumobito Jombang Bantu Evakuasi Korban Banjir di 5 Desa
Beberapa Banser Sumobito, Kabupaten Jombang membantu membawa barang milik korban banjir. (Foto: Dok Banser Sumobito)
Beberapa Banser Sumobito, Kabupaten Jombang membantu membawa barang milik korban banjir. (Foto: Dok Banser Sumobito)

NU Online Jombang, 
Banjir yang melanda Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang sejak Kamis (10/3/2022) malam, mengakibatkan 5 desa terendam yakni Talun Kidul, Brudu, Nglele, Madiopuro, dan Palrejo. Melihat situasi itu, puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Sumobito terjun langsung ke lokasi guna mengevakuasi korban banjir.


Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sumobito Amir Syarifudin menyampaikan, dirinya mendapat laporan dari wakil ketua PAC GP Ansor Sumobito bahwa terjadi banjir di beberapa desa di Kecamatan Sumobito.


"Saya mendapat laporan banjir dari sahabat Ahmad Mirza Afkohani, dan Komandan Banser Sumobito Ndan Andik sudah bergerak membagi tugas pasukan Banser karena banjir melanda di beberapa desa," ungkap pria yang akrab disapa Amir itu, Sabtu (12/3/2022).


Ia menegaskan, di saat seperti ini Banser dituntut untuk menanggalkan kepentingan pribadi. Banser harus bersinergi memberikan yang terbaik bagi para korban bencana banjir.

 
"Menjadi seorang anggota Banser harus memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi serta harus mempunyai kepedulian," tegasnya. 

 

Baca juga: Aksi Kemanusiaan Banser di Jombang, Evakuasi Lansia yang Terjebak Banjir


Amir berharap, bantuan yang diberikan akan meringankan beban warga dan juga akan menarik minat kalangan lain untuk juga membantu warga terdampak yang sangat membutuhkan bantuan.


Dikonfirmasi secara terpisah, Andik Setiawan Komandan Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Sumobito menjelaskan, bahwa curah hujan sangat tinggi selama dua hari di wilayah Kecamatan Sumobito, sehingga air meluap dan merendam pemukiman warga. 


"Kami menyusuri rumah-rumah warga pada Jumat (11/3/2022) pagi, barangkali ada yang masih belum pergi ke pengungsian. Tak lama kami menemukan nenek yang sedang sakit stroke bernama Bu Semi, kemudian kami bawa langsung beliau ke tempat pengungsian yang telah disediakan," jelas pria yang akrab disapa Ndan Andik saat dihubungi NU Online Jombang.


Ia mengatakan, saat ini air yang merendam rumah warga sudah mulai menurun. "Alhamdulillah, sudah mulai surut. Kendati demikian tetap harus waspada adanya banjir susulan," katanya.

 

Baca juga: Peterongan Dikepung Banjir, LPBINU dan Ansor Sigap Bangun Posko Bantuan


Ia menambahkan, selain membantu evakuasi korban dan barang milik korban, pihaknya juga memberikan kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Seperti obat-obatan dan mie instan. 


"Harapan kami, masyarakat nantinya bisa mendorong anak-anaknya untuk turut berkhidmah di NU khususnya di Ansor dan Banser. Sehingga di kemudian hari bisa hidup bermanfaat untuk orang lain dengan cara kegiatan sosial kemanusiaan," pungkasnya.


Daerah Terbaru