• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 14 Agustus 2022

Nasional

Kiai Said Jelaskan Alasan Mbah Wahab Tetap Dihormati meskipun Sudah Wafat

Kiai Said Jelaskan Alasan Mbah Wahab Tetap Dihormati meskipun Sudah Wafat
Ketum PBNU saat menyampaikan sambutan. (Foto: Tangkapan layar)
Ketum PBNU saat menyampaikan sambutan. (Foto: Tangkapan layar)

NU Jombang Online, 
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyampaikan, sosok kepribadian almaghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah patut diteladai oleh berbagai elemen masyarakat, terutama kalangan Nahdliyin.

Kiai Said menegaskan, KH Abdul Wahab Chasbullah adalah sosok yang tidak hanya kala masih hidup dihormati oleh banyak orang, tetapi juga saat sudah wafat.

Menurutnya, KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan ulama besar yang penuh tanggung jawab akan amanah

"Karena Mbah Wahab sadar bahwa hidup ini membawa amanah dan amanah itu langsung diimplementasikan, serta di jalankan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya saat memberikan sambutan secara virtual di Haul Emas ke-50 Mbah Wahab, Selasa (23/6) malam. 

KH Abdul Wahab Chasbullah adalah teladan ideal untuk masyarakat saat ini. Banyak aspek yang dimilikinya dan menginspirasi. Hidupnya penuh dengan visi dan misi mulia untuk negara, agama, dan bangsa.

"Di samping visi misi pesantren, di sisi lainnya juga adalah visi kebangsaan. Maka dari itu, sehingga beliau menjadi orang-orang yang berharga yang terus dikenang kala hidup dan wafatnya," jelasnya.

Karenanya, Kiai Said mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga NU agar menyadari bahwa kehidupan yang diberikan Allah SWT sarat dengan visi dan amanah yang harus dijalankan dengan baik.

"Bagi yang tidak sadar bahwa hidup ini ialah amanah, maka hidupnya sungguh akan sia-sia," tangkasnya.

Haul Emas ke-50 Mbah Wahab dipusatkan di masjid Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang dengan undangan terbatas. Haul kali ini juga dilangsungkan secara virtual. Kurang lebih 250 akun chanel Youtube yang ikut menyiarkan rangkaian acara.

Kontributor: Muhammad Fa'iz Hasan 
Editor: Ahmad 


Editor:

Nasional Terbaru