• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 17 Agustus 2022

Daerah

UPZISNU Janti Sucikan Hati di Era Pandemi dengan Berbagi

UPZISNU Janti Sucikan Hati di Era Pandemi dengan Berbagi
Penerima santunan (Foto : NU Online/Ali Purnomo)
Penerima santunan (Foto : NU Online/Ali Purnomo)

NU Online Jombang,

Kaum dhuafa, anak yatim, dan janda menjadi perhatian khusus dari Unit Pengelola Zakat Infak dan sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) desa Janti, kecamatan Mojoagung, kabupaten Jombang. Hal ini ditegaskan Ketua UPZIZNU Janti, Muhammad Basuni saat penyerahan santunan di Masjid Baitul Muttaqin, Janti Mojoagung, Senin (14/3/2022).

 

Dalam kegiatan tersebut, UPZISNU Janti menyalurkan santunan dengan sasaran 66 penerima yang terdiri dari dhuafa, anak yatim atau piatu dan janda.

 

"Santunan yang kita bagikan berupa bahan pokok agar bisa meringankan kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

 

Sementara itu anggota UPZISNU, Kholilatun Nasiroh menjelaskan, kegiatan santunan yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin tersebut bertajuk sucikan hati dengan berbagi di era pandemi.

 

Menurutnya, kegiatan meringankan beban dhuafa di masa pandemi ini merupakan bentuk kepekaan dan solidaritas sebagai makhluk sosial. Sebab, di masa yang serba sulit ini tentu kaum dhuafa, anak-anak yatim atau piatu dan janda sangat membutuhkan uluran tangan.

 

"Mereka sangat membutuhkan dan ini sudah menjadi program UPZISNU Janti," jelas Nasiroh panggilan akrabnya.

 

Ia menambahkan, dana santunan yang diberikan, diambil dari hasil iuran kaleng yang tersebar di depan rumah penduduk setempat.

 

"Setiap sebulan sekali kita kumpulkan semua hasil iuran kaleng," ungkap perempuan yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Darul Ulum ini.

 

Dirinya berharap, kaleng UPZISNU bisa tetap berjalan dan menjadi kebiasaan warga dalam menyisihkan sebagian hartanya guna membantu pihak yang membutuhkan.

 

"Mudah-mudahan ini menjadi budaya yang terus dilakukan," pungkasnya.


Daerah Terbaru