• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Jumat, 27 Mei 2022

Daerah

Resmi Dibuka, Peziarah Makam Gus Dur Mencapai 500 orang

Resmi Dibuka, Peziarah Makam Gus Dur Mencapai 500 orang
Ziarah makam Tebuireng sempat ditutup karena adanya wabah covid-19. Jadi, ketika makam dibuka, masyarakat yang sudah ingin melakukan ziarah sejak lama, segera berbondong-bondong datang (Foto: NU Online/Karimatul Maslahah
Ziarah makam Tebuireng sempat ditutup karena adanya wabah covid-19. Jadi, ketika makam dibuka, masyarakat yang sudah ingin melakukan ziarah sejak lama, segera berbondong-bondong datang (Foto: NU Online/Karimatul Maslahah

NU Online Jombang,

Ziarah makam Tebuireng kembali dibuka hari ini (1/11/2021). Menurut data yang ditinjau NU Online Jombang, daftar hadir pengunjung mulai jam 08.00 - 13.30 peziarah sudah mencapai 500 orang dari berbagai rombongan. 

 

Ziarah makam Tebuireng sempat ditutup karena adanya wabah covid-19. Jadi, ketika makam dibuka, masyarakat yang sudah ingin melakukan ziarah sejak lama, segera berbondong-bondong datang. 

 

Abdul Romhan, komandan satpam makam Tebuireng mengatakan, meski antusiasme masyarakat cukup tinggi, namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ada pemberlakuan pembatasan pengunjung. Sehingga, pengunjung tidak akan berdesakan saat masuk ke area makam.

 

"Sejak pintu menuju arah makam dibuka, sudah banyak pengunjung yang datang untuk berziarah. Namun, tidak sampai antri, karena memang sudah ada peraturan batas waktu dalam kunjungannya," ujarnya. 

 

Salah satu peziarah asal Temanggung, Jawa Tengah, Muhammad Hambali mengatakan, dirinya beserta rombongan merasa senang ketika tahu makam Tebuireng sudah mulai dibuka. 

 

"Tadi kami melakukan ziarah kubur dari Madura. Saat perjalanan pulang, karena searah jadi ya sekalian mampir ke makam Tebuireng, mumpung sudah dibuka," ujarnya.

 

Tidak hanya peziarah makam saja yang merasakan senang atas dibukanya kembali makam Tebuireng. Para penjual yang berada di sekitar makam juga turut merasa senang.

 

Lugi Ardiansyah penjual aksesoris di sekitar area makam Tebuireng mengatakan, dirinya sangat senang dengan dibukanya kembali makam Tebuireng. Dengan dibukanya makam, artinya dirinya dan beberapa pedagang akhirnya bisa berjualan kembali.

 

"Saya sangat senang. Baru 3 hari ini saya mulai membuka toko kembali," jelasnya.

 

Diketahui, awal pembukaan makam diawali dengan pembacaan tahlil dan tabur bunga di makam Hadrotussyeikh KH M hasyim Asy'ari dan KH Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut dengan Gus Dur oleh KH Abdul Hakim Mahfudz, pengasuh pondok pesantren Tebuireng beserta para Dzuriyah dan para pengurus pondok pesantren.

 

Kontributor : Karimatul Maslahah

Editor : Fitriana


Daerah Terbaru