• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Senin, 15 Agustus 2022

Daerah

Gus Mud, Anggota Banser Senior yang Egaliter dan Humoris Itu Wafat

Gus Mud, Anggota Banser Senior yang Egaliter dan Humoris Itu Wafat
Gus Mud, Anggota Banser Senior yang Egaliter dan Humoris Itu Wafat. (Foto: Istimewa)
Gus Mud, Anggota Banser Senior yang Egaliter dan Humoris Itu Wafat. (Foto: Istimewa)

NU Online Jombang, 
Innalillahi Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, berita duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Anggota aktif Satuan Koordinasi Rayon (Satkaryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Kiai Agus Mahmud meninggal dunia, Selasa (1/12/2021) dini hari.


Hamzah Setiyawan, komandan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ngoro membenarkan hal itu. Dikabarkan beliau meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang.


"Saya tahu dari anggota, saya ditelepon sama anggota. Beliau sempat jatuh dari kamar mandi, kemudian dibawa ke RSUD. Katanya terkena ganguan syaraf," jelas Hamzah.


Ia menambahkan, alamarhum Gus Mud aktif mengikuti pengamanan pengajian rutin sedari muda. Selain berkiprah di Banser, beliau juga aktif di Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan ranting NU Ngoro.


"Gus Mud, orangnya baik dan humoris. Beliau pernah cerita ke saya kalau lebih enjoy mengabadikan dirinya di Banser, beliau juga aktif mengawal para ulama," imbuhnya.


Hamzah berharap semangat almarhum untuk mengabdi di NU bisa dijadikan contoh anggota banser yang lain, karena sampai ahir hayat beliau tetep mengabdikan dirinya di NU khususnya dibanser.


Sementara itu, Ahmad Zainuddin ketua Pusat Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM) Yalatif Diwek menuturkan, almarhum Gus Mud menjadi sekretaris Pusat Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM) smash Kecamatan Ngoro.


"Beliau itu teman PKBM. Mendengar kabar duka itu, yang pasti kami kehilangan. Karena beliau sosok yang seneng guyon dan dinamis," tutur pria yang akrab disapa Guk Din.


Lanjut Guk Din, almarhum Gus Mud sangat egaliter. Meski Dzurriyah Kiai dan memiliki pondok pesantren, tapi beliau sangat sederhana.


"Yang tidak tau pasti tidak menyangka kalau beliau itu Gus," pungkasnya.


Kontributor: Siti Ratna Sari
Editor: Ahmad 


Daerah Terbaru