• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 6 Juli 2022

Daerah

Cegah Penyakit DBD Meluas, Bagana Jombang Gelar Pelatihan Fogging

Cegah Penyakit DBD Meluas, Bagana Jombang Gelar Pelatihan Fogging
Pelatihan Fogging Bagana Jombang (Foto : Dok. Bagana Jombang)
Pelatihan Fogging Bagana Jombang (Foto : Dok. Bagana Jombang)

NU Online Jombang,

Untuk mengindari penyakit demam berdarah dengue (DBD), Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kabupaten Jombang melaksanakan kegiatan pencegahan dan penanggulangan penularan penyakit. Salah satunya dengan melakukan pelatihan penggunaan fogging.

 

Diikuti dengan antusias oleh kurang lebih 30 peserta dari perwakilan Satkoryon Bagana se-Kabupaten Jombang, pelatihan fogging digelar di cafe taman bunga Autoretreat, desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Ahad (6/3/2022).

 

Emiel Muttaqin Kepala Satuan Khusus (Kasatsus) Bagana Kabupaten Jombang menyampaikan, pelatihan fogging bertujuan untuk membantu masyarakat mengatasi penyakit DBD.

 

"Pertama, keinginan kami untuk sedikit membantu masyarakat dan pemerintah desa dalam hal fogging. Kedua, Bagana sebagai badan semi otonom yang baru ingin lebih dikenal masyarakat. Bahwa kegiatan Banser bukan hanya nge-PAM saja tetapi juga kegiatan dalam misi kemanusiaan," terang pria yang akrab disapa Muttaqin itu.

 

Muttaqin mengatakan, instruktur pelatihan fogging adalah anggota Bagana yang berpengalaman dalam bidangnya.

 

"Alhamdulillah kebetulan sahabat Wiwin Rohadi dari Bagana Kecamatan Kesamben, ahli dalam fogging. Ia memberikan contoh pembuatan campuran bahan obat-obatan yang benar untuk melakukan fogging. Karena selama ini banyak masyarakat mengeluhkan setelah fogging dilakukan lantai dirumah menjadi licin karena solar dan juga nyamuk muncul lagi," katanya saat dihubungi NU Online Jombang, Senin (7/3/2022).

 

Berbekal mesin fogging rusak milik desa, Muttaqin dan para anggota Bagana memanfaatkannya untuk pelatihan fogging.

 

"Di desa saya Rejoslamet, kebetulan ada mesin fogging yang sejak beli sudah tidak bisa dipergunakan. Akhirnya setelah diperbaiki oleh sahabat Wiwin, bisa digunakan untuk pelatihan fogging dengan sistem pinjam pakai," ujar pengelola cafe taman bunga Autoretreat Rejoslamet itu.

 

Dirinya menambahkan, nantinya alat ini akan di pergunakan untuk fogging keliling dengan mematok tarif.

 

"Nanti misalnya ada panggilan untuk fogging kan dibagi sebagian untuk uang lelah para relawan dan sebagian untuk pembelian obat fogging. Demikian akan menjadikan kemandirian dalam berorganisasi," imbuhnya.

 

Ia berharap, Bagana Jombang semakin eksis dan masyarakat dapat mengenal Bagana lebih dekat.

 

"Kami berharap, Bagana dan anggotanya semakin besar eksistensinya. Kami selalu berusaha untuk bisa bermanfaat bagi sesama. Dan selaras dengan motto kami Bagana, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama," harapnya.


Daerah Terbaru