• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Minggu, 25 September 2022

Daerah

UPZISNU Jombatan Bantu Salurkan Zakat Mal kepada Puluhan Mustahiq

UPZISNU Jombatan Bantu Salurkan Zakat Mal kepada Puluhan Mustahiq

NU Jombang Online,
Unit Pengumpul Zakat Infaq Sedekah (UPZISNU) Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur membantu penyaluran zakat mal kepada setidaknya 70 orang, Senin (3/6).

Mereka terdiri dari fakir miskin juga anak yatim. Cara penyalurannya dengan langsung mendatangi rumah masing-masing warga yang berhak menerima zakat.

Zakat yang disalurkan tersebut bersumber dari pengumpulan zakat mal dari warga yang tergolong berekonomi menengah ke atas. Secara keseluruhan terkumpul sebesar Rp 5000.000.

"Hasil ini kami peroleh cuma dari tiga dusun saja, yaitu Dusun Jombatan 1, 2 da 3. Untuk di empat dusun yang lain belum kami berlakukan," kata Bendahara UPZISNU Jombatan, Acik Yuniantok.

Ia menambahkan, sistem dengan mendatangi satu persatu warga dinilai lebih mengenal dan efektif dalam penyaluran zakat. Cara ini juga ia akui baru pertama dilakukan.

"Cara kami dalam menyalurkan zakat mal ini juga berbeda dari yang biasanya. Yang mana jika kami memberikan santunan diadakan dalam satu tempat, untuk ini tidak. Kami lakukan dengan mendatangi rumahnya masing-masing agar mengetahui kondisi yang sebenarnya," ujarnya.

Di samping itu, menurut dia, mayoritas warga yang didatangi rumahnya tampak lebih senang. "Dengan cara seperti ini mereka sangat senang sekali karena rumahnya didatangi, ada tamu eh malah tamunya itu ngasih uang. Hal seperti ini kan tidak biasa," imbuhnya.

Dalam hal pengumpulan zakat mal, Acik  menjelaskan bahwa sejak awal Ramadan memberikan surat edaran permohonan kepada warga yang dinilai berkecukupan untuk mengeluarkan zakat malnya di lembaganya yang dikelola. 

"Ada sebagian warga yang setiap tahun sudah mengeluarkan zakat mal dengan cara diberikan secara langsung, akan tetapi hal seperti ini tidak bisa merata ke warga yang tidak mampu," jelasnya. 

Dengan demikian, imbuhnya, mempercayakan kepada UPZISNU menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, penyalurannya dianggap akan lebih merata. Bahkan warga berhak sudah melalui seleksi melalui RT setempat.

"Cara seperti itu juga sebagai sosialisasi kepada warga yang belum tahu bahwa di desanya sendiri itu sudah ada lembaga yang mengelola zakat mal untuk diberikan kepada yang berhak menerima," pungkasnya. (Syamsul Arifin) 


Editor:

Daerah Terbaru