• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 19 April 2024

Daerah

LDNU Inisiator Haul Bupati Jombang Pertama, Buku Khusus Segera Disusun

LDNU Inisiator Haul Bupati Jombang Pertama, Buku Khusus Segera Disusun
Ketua LDNU Jombang, Aang Fatihul Islam (tengah) saat hadir di Haul Kanjeng Sepuh Jombang
Ketua LDNU Jombang, Aang Fatihul Islam (tengah) saat hadir di Haul Kanjeng Sepuh Jombang

NU Jombang Online, 
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jombang, Jawa Timur melakukan gebrakan baru dalam dakwahnya. Yakni, salah satu lemabaga milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang itu mengajak masyarakat untuk memperingati Haul Bupati Jombang pertama, Kanjeng Sepuh Jombang (R A A  Soeryodinigrat V). 

Hal itu dinilai penting untuk bisa mengenang kiprah dan peran dia dalam memerintah Jombang di masanya. Tentu dengan Haul akan banyak sejarah yang terkuak dan mungkin belum diketahui oleh banyak masyarakat khususnya di Jombang.

"LDNU Jombang menginisiasi Haul Kanjeng Sepuh bupati pertama Jombang. Dalam hal ini LDNU Jombang Kota yang bersinergi dengan LDNU tingkat cabang, dengan harapan bisa meneladani sosok Kanjeng Sepuh sebagai bupati pertama kali," kata Ketua PC LDNU Jombang, Aang Fatihul Islam, Kamis malam (12/9).

Dirinya memprakarsai Haul, salah satunya dengan dialog interaktif, tahlil serta lailatul hadrah bersama masyarakat Jombang di Taman Makam Pahlawan Pulo Sampurna, tempat bupati pertama itu dimakamkan. Pada kesempatan ini disepakati bahwa pertemuan LDNU dengan warga merupakan peringatan Haul yang pertama.

Ia memaparkan, R A A Soeryodinigrat V memimpin Jombang saat sudah berpisah dari Afdeling Karasidenan Mojokerto pada tahun 1910 lalu. Situasi demikian niscaya melalui perjalanan sejarah yang panjang sebelumnya. Warga Jombang sudah sewajarnya mengetahui kondisi yang dihadapi kala itu. 

Pria yang juga dosen di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Jombang itu membeberkan, bahwa Kanjeng Sepuh dikenal sebagai pemimpin yang merakyat dan dicintai rakyatnya. Ada banyak peran penting darinya, sehingga menurut sejarah yang diketahui dia, rakyat Jombang bisa makmur dan sejahtera. 

"Perannya di Jombang sebagai pejuang yang mengayomi rakyat membuat rakyat Jombang makmur," ucapnya.

Selain itu, sosoknya juga dikenal sebagai santri yang memiliki pengetahuan luas dan mental pemimpin. Bekal itu pula dipercaya masyarakat bahwa di bawah kepemimpinannya, Jombang bisa lebih maju. Dan sepanjang menjabat kepala daerah, ia mampu memadukan karakter Jombang yang agamis dan nasionalis atau yang biasa disebut ijo (hijau) dan abang (merah).

"Sosok Kanjeng Sepuh sebagai seorang santri yang mumpuni dianggap mampu memimpin Jombang sebagai daerah yang sama kuat antara kaum ijo dan abangnya," ujarnya.

Untuk membantu memperkaya pengetahuan masyarakat di Kota Santri ini tentang sosok Kanjeng Sepuh, dirinya sudah mengagendakan menulis buku khusus. "Kemudian kita akan konsolidasi dengan Pemda agar Haul Kanjeng Sepuh tahun depan dijadikan salah satu kegiatan Pemda Jombang," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, hadir pengurus LDNU, juga dzurriyah Kanjeng Sepuh, KH Muhammad Achsib. Pria yang juga Wakil Katib Syuriah MWCNU Sedayu ini berkesempatan memberikan manaqib kisah Kanjeng Sepuh dari sisi sudut pandang dzurriyah. (Syamsul Arifin) 


Editor:

Daerah Terbaru