• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 31 Mei 2024

Daerah

Ini Posisi NU Online Jombang di Tubuh Jamiyah

Ini Posisi NU Online Jombang di Tubuh Jamiyah
Acara pelatihan dan pengarahan calon jurnalis NU Online Jombang di Gedung PCNU Jombang, Rabu (18/10/2023). (Foto: NU Online Jombang/Achmad Subakti)
Acara pelatihan dan pengarahan calon jurnalis NU Online Jombang di Gedung PCNU Jombang, Rabu (18/10/2023). (Foto: NU Online Jombang/Achmad Subakti)

NU Online Jombang,

Pemimpin Redaksi NU Online Jombang, Ahmad Syamsul Arifin menjelaskan posisi media di organisasi Nahdlatul Ulama terpatri pada dua hal. Yaitu sebagai media utama dan representasi dari wajah organisasi Nahdlatul Ulama.

 

"Posisi NU Online Jombang, pertama, sebagai media utama atau pusat di level PCNU. Maksudnya tidak ada media lain yang menjadi media resmi dari PCNU Jombang," katanya ketika memaparkan materi Kitab Redaksi NU Online pada Pelatihan dan Pengarahan Calon Jurnalis NU Online Jombang di Gedung PCNU Jombang, Rabu (18/10/2023).

 

Ia menjelaskan, NU Online secara prinsip berbeda dengan media-media mainstream. Di mana, media mainstream memang diinisiasi sebagai bidang usaha, dan seluruh topik berita dengan leluasa bisa dimuat di media-media tersebut. Sedangkan, NU Online diinisiasi sebagai media yang fokus menyebarluaskan ajaran, prinsip, dan kegiatan Nahdlatul Ulama.

 

"Kalau media mainstream kan mereka sudah pure bisnis, dan seluruh objek berita bisa masuk pada media tersebut. Tetapi, kita, yang menjadi salah satu konsentrasi kita adalah berupaya menyiarkan nilai atau ajaran, prinsip, dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama," ujarnya. 

 

Menurutnya, dengan media yang berkonsentrasi pada penyiaran ajaran, prinsip, dan kegiatan NU, diharapkan NU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan mampu dikenal oleh khalayak umum. Terlebih di masa yang serba digital, yang mana semua hal bisa diakses melalui layar handphone.

 

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Syamsul ini menerangkan, bahwa selain menjadi media utama sebagai sarana dakwah, NU Online juga menjadi representasi dari segala sesuatu yang muncul dari tubuh organisasi. 

 

"Yang kedua, posisinya adalah kita menjadi representasi dari opini, pemberitaan, dan informasi lain seputar Nahdlatul Ulama," ungkapnya. 

 

Dengan demikian, lanjut Syamsul, keberadaan NU Online sebagai media Nahdlatul Ulama menduduki posisi yang sangat strategis. Karena menjadi corong yang representatif dari wajah organisasi. Sehingga, kehati-hatian dalam memproduksi konten menjadi konsekuensi dasar bagi siapapun yang berada di balik layar media Nahdlatul Ulama.

 

"Nah, karena menjadi representasi PCNU secara media, maka kita harus betul hati-hati dalam memproduksi konten. Karena semua yang dimuat di NU Online berarti mewakili nilai atau ajaran Nahdlatul Ulama," pungkasnya.

 

Kontributor: Muhammad Rizky Fadillah


Daerah Terbaru