• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Selasa, 16 April 2024

Daerah

Beda Agama Tak Surutkan Niat UPZISNU Sambongdukuh Takziah, Wujudkan Ukhuwah Basyariah

Beda Agama Tak Surutkan Niat UPZISNU Sambongdukuh Takziah, Wujudkan Ukhuwah Basyariah
Toleransi Umat Beragama, Upzisnu Sambongdukuh Takziyah ke Warga Nasrani, Jumat (10/02/2023) Foto: NU Online/Ira Wahyu Wardhani
Toleransi Umat Beragama, Upzisnu Sambongdukuh Takziyah ke Warga Nasrani, Jumat (10/02/2023) Foto: NU Online/Ira Wahyu Wardhani

NU Online Jombang

Unit Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Sambongdukuh, Jombang melakukan takziyah ke warga Nasrani. UPZISNU bermaksud untuk menunjukkan toleransi antar umat beragama dan ukhuwah basyariyah.

 

Sholeh Ahmad, Ketua 1 UPZISNU Sambongdukuh mengatakan, sejak berdirinya UPZISNU di desa Sambongdukuh, sudah ada program takziyah. Program ini merupakan kegiatan sosial untuk menjalin dan mempererat silaturahim. 

 

“Program Takziyah ini sedikit banyak dapat meringankan beban Shohibul musibah. Saat takziah kami memberikan tali asih kepada keluarga duka, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ujarnya, Jumat (10/02/2023).

 

Pria yang akrab disapa Sholeh ini menyampaikan, informasi tentang orang meninggal khususnya di Desa Sambongdukuh didapatkan dari dari warga.

 

“Yang sering menginformasikan adalah warga yang juga merupakan anggota UPZISNU Sambongdukuh sendiri. Karena tiap RW yg ada di Sambongdukuh Insyaallah pasti ada anggota UPZISNU," jelasnya. 

 

Sholeh mengatakan, awal abad kedua NU ini terdapat 2 warga di Desa Sambongdukuh yang meninggal yaitu Ibu Genah dari RT 003, RW 007 yang muslim dan juga Ibu Sumarsih dari RT 001 RW 002 yang kebetulan merupakan warga pemeluk agama Nasrani.

 

“Takziyah yang pertama di kediaman Ibu Genah. Selain takziah, kami juga melakukan tahlil bersama. Sementara takziyah kedua, di kediaman Ibu Sumarsih. Kami mengucapkan belasungkawa, selain itu juga memberikan air mineral 10 dus dan uang kepada keluarga yang ditinggalkan, ungkapnya.

 

Ia berharap, melalui takziyah ini keluarga duka bisa sedikit terbantu. Dengan takziyah ini diharapkan warga akan semakin mengenal UPZISNU Sambongdukuh dan lebih cinta dengan Nahdlatul Ulama.

 

Sementara itu, keluarga dari Ibu Sumarsih, Hudiono mengatakan, terima kasih atas toleransi UPZISNU Sambongdukuh. Ia berterima kasih karena UPZISNU telah hadir untuk berbelasungkawa. Tak lupa, ia pun sempat mengucapkan selamat ke kepada NU sudah memasuki abad ke 2.

 

“Semoga NU semakin jaya, semakin barokah. Yang belum NU semoga masuk NU. Yang belum Islam segera NU. Yang belum bolo NU, semoga segera bolo NU,” pungkasnya.


Daerah Terbaru