Home Opini Bahtsul Masail Amaliyah NU Khutbah Buku/Resensi Berita Nasional Hikmah Fiqih Humor Nyantri Ekonomi Bisnis Berita Daerah Info Grafis Mitra Tentang PCNU Program Foto Video MWC Ranting NU Pengurus PCNU

Langkah Optimis PCNU Jombang Ikuti NU Jatim Award 2019

NU Jombang Online, 
Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Jombang, Jawa Timur dengan 11 perangkat yang dimilikinya mengikuti ajang bergengsi, NU Jatim Award 2019. 11 perangkat yang dimaksud adalah MWCNU Jombang, PRNU Tambakberas, Muslimat, RSNU, BMTNU, Lakpesdam, LTNNU, LDNU, LFNU, ISNU dan GP Ansor.

Penanggung jawab NU Jatim Award dari unsur PCNU Jombang, Fathoni Mahsun mengatakan, mulai dari PCNU sendiri, beberapa lembaga hingga badan otonom (Banom) di atas sudah dilakukan visitasi oleh tim NU Jatim Award beberapa hari lalu. Hasilnya sangat dimungkinkan semuanya masuk grand final.

"Untuk itu kita imbau kepada para kategori untuk menyiapkan materi untuk dipresentasikan saat grand final, insyaallah akhir bulan Juni ini," katanya, Rabu (26/6).

Wakil Sekretaris PCNU Jombang ini optimis di antara kategori yang diyakini masuk grand final itu juga akan lolos pada tahap selanjutnya. Ini dikarenakan PCNU dan beberapa perangkat yang dimilikinya mempunyai keunikan dan keunggulan tersendiri dibandingkan yang lainnya.

"NU Award di tahun 2019 ini memang harus optimis, karena sebenarnya NU di Jombang memiliki banyak keunggulan," ujar Fathoni sapaan akrabnya.

Pria yang pernah menjadi Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Diwek, Jombang ini menyebut, salah satu keunggulan yang dimiliki NU di Jombang misalnya pada kategori BMTNU. Meski aset yang dipunyai masih terbilang belum banyak, namun pada aspek kemanfaatan kepada warga NU dan sejumlah lembaga NU cukup masif. Di samping itu, BMTNU di Jombang juga harus didirikan cabang yang keberadaannya harus nempel di setiap Kantor MWCNU.

"Nah, ini adalah keunggulan tersendiri bagi Jombang," terang Fathoni.

Termasuk juga Ranting NU Tambakberas. Salah satu keunggulan ranting ini bisa memberikan santunan kepada yatim dan dhuafa setiap minggu sekali. Santunan masih terus berlangsung hingga saat ini. 

"Tidak hanya itu, lembaga dan Banom juga memiliki keunggulan-keunggulan tersendiri," jelasnya. (Syamsul Arifin)