• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Rabu, 24 April 2024

Daerah

Unik, Pelantikan IPNU-IPPNU Mojoagung Tampilkan Kesenian Solah Barong

Unik, Pelantikan IPNU-IPPNU Mojoagung Tampilkan Kesenian Solah Barong
Kesenian Solah Barong mengiring pelantikan Ketua PAC IPNU IPPNU Mojoagung (Foto: Dokumentasi dari PAC IPNU IPPNU Mojoagung)
Kesenian Solah Barong mengiring pelantikan Ketua PAC IPNU IPPNU Mojoagung (Foto: Dokumentasi dari PAC IPNU IPPNU Mojoagung)

NU Online Jombang,

Ada yang berbeda dari Pelantikan dan Rapat kerja anak cabang (Rakerancab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang yang digelar di Balai desa Janti. Jika biasanya pelantikan dilakukan dengan seremonial biasa, kali ini PAC IPNU IPPNU mengusung konsep budaya dengan pertunjukan kesenian Solah Barong yang mengiring kedua Ketua menandatangani serah terima jabatan.

 

Khoirul Abidin, Ketua PAC IPNU Mojoagung menyampaikan, kesenian tersebut mengiringi kedua Ketua yang akan menandatangani serah terima jabatan.

 

"Sesuai dengan konsep kesenian yang kami ambil, Solah Barong merupakan tarian asal Kediri dengan cerita yang diawali dari iring-iringan prajurit berkuda mengawal Raden Panji Asmarabangun atau Pujonggo Anom dan Singo Barong dalam meminang Dewi Sekartaji," jelas pria yang akrab disapa Abid itu saat dihubungi NU Online Jombang, Senin (3/10/2022) malam.

 

Menurutnya, konsep kesenian Jawa yang diusung dalam pelantikan dengan dua buah gunungan dan gapura merupakan langkah strategis dalam melestarikan kesenian budaya bangsa.

 

"Dua buah gunungan wayang adalah sebuah sarana penyebaran ajaran islam yang dilamukan oleh para wali songo. Sementara dua buah gapura adalah sebuah simbol gerbang, pintu masuk ke dalam sebuah organisasi," tuturnya.

 

Abid menerangkan, alasan pihaknya mengusung tema 'Menjunjung Tinggi Nilai Organisasi serta Menjalankan Tugas Berdasarkan Agama, Moral dan Etika' dalam pelantikan tersebut adalah mendorong organisasi untuk lebih meningkatkan moral dan etika.

 

"Hari ini, di Mojoagung sendiri banyak organisasi yang memiliki etika dan bermoral. Karena itu, mari sebagai organisasi yang beragama kita tingkatkan moral dan etika lebih dari yang lain dengan Next Upgrading," terangnya.

 

 

Next Upgrading sendiri, lanjut dia, merupakan sebuah tema yang diusung PAC IPNU IPPNU Mojoagung dalam melayani kader-kader IPNU IPPNU di daerah Mojoagung. Terlebih lagi, ia berharap IPNU IPPNU Mojoagung dapat menjadi contoh untuk IPNU IPPNU Se-kabupaten Jombang.

 

​​​​​Sementara Fitri Indayanti, Ketua IPPNU Mojoagung mengungkapkan, misinya dalam dua tahun ke depan yakni mendorong peran pelajar untuk taat serta patuh dalam menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan yang termaktub dalam ajaran agama Islam.

 

"Kami juga akan senantiasa berusaha menjalankan roda organisasi berdasarkan PD-PRT, PO, PA dan PPOA IPNU-IPPNU," ungkap gadis yang akrab disapa Fitri itu.

 

Ia menegaskan, sesuai visi PAC IPNU IPPNU Mojoagung yakni bangkit, inovasi, realisasi dan regenerasi, pihaknya akan menyusun dan melaksanaan program kerja yang profesional dan kredibel.

 

"Kami ingin membentuk kader IPNU-IPPNU yang dinamis, kreatif, inovatif serta mendorong pemanfaatan dan pengembangan IPTEK untuk peningkatan SDM pelajar dalam menghadapi tantangan zaman," tegasnya.

 

Mahasiswa Universitas Darul Ulum Jombang itu berharap, para pengurus baru dapat mengemban amanah dengan baik.

 

"Semoga para pengurus lebih bertanggung jawab dengan tugas-tugasnya dan dapat membawa perubahan," pungkasnya.

 

Hadir dalam acara tersebut pengurus MWC NU dan banom NU serta majelis alumni PAC IPNU IPPNU.


Daerah Terbaru