• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 17 Agustus 2022

Daerah

Umrah Dibatalkan, Kemenag Jombang Sebut Demi Keselamatan dan Kemaslahatan Masyarakat

Umrah Dibatalkan, Kemenag Jombang Sebut Demi Keselamatan dan Kemaslahatan Masyarakat
Kepala Seksi Penyelenggara Haji & Umrah Kementerian Agama, Kabupaten Jombang, Moh Salim Basawad (Foto : NU Online/Siti Ratna Sari)
Kepala Seksi Penyelenggara Haji & Umrah Kementerian Agama, Kabupaten Jombang, Moh Salim Basawad (Foto : NU Online/Siti Ratna Sari)

NU Online Jombang,
Munculnya corona virus disease varian baru, omicron membuat pemerintah Indonesia memberikan keputusan untuk menunda keberangkatan jamaah umrah. Padahal sebelumnya, Indonesia berencana memberangkatkan jemaah umrah asal Indonesia pada Kamis (23/12/2021). Namun, keberangkatan jamaah ditunda hingga awal 2022.


Kepala Seksi Penyelenggara Haji & Umrah Kementerian Agama, Kabupaten Jombang, Moh Salim Basawad mengatakan, penundaan pemberangkatan umrah berdasarkan himbauan dari presiden Joko Widodo agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk umrah.

 

"Insyaallah tahun depan baru bisa berangkat. Pelaksanaannya bisa jadi Januari atau Februari. Umrah dan Haji tetap ada. Umrah akan menjadi miniatur Haji," tambahnya. 


Awalnya, pemberangkatan umrah bisa dilaksanakan dari berbagai daerah yang di Indonesia. Namun, hal tersebut kini diberhentikan dengan adanya peraturan baru, yaitu pemberangkatan melalui bandara Soekarno-Hatta saja.


"Jadi, umrah akan dikelola sebagaimana proses perjalanan haji dan tentunya dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Itu yang dimaksud miniatur haji," ungkap Pak Salim.


Kemenag, lanjut Salim, memberikan surat edaran kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Nomor B-7842/Kw.13.5.3/HJ.09/12/2021 perihal Penyelenggaraan Ibadah Umrah Tahun 1443H terkait penundaan ibadah umrah bulan Desember 2021 guna keselamatan dan kemaslahatan seluruh masyarakat Indonesia.


"Masing-masing KBIH kan punya jamaah. Jadi, KBIH yang akan menyampaikan ke jamaah terkait surat edaran tersebut. Kita harus berbaik sangka pada Allah, dengan adanya pandemi ini tentu ada hikmahnya,"  imbuhnya.


Menolak mafsadah lebih diutamakan dari pada menjaga maslahah menjadi fokus utama untuk memberikan keselamatan kepada masyarakat.


"Nanti kalau jamaah terpapar virus disana bagaimana? Akhirnya masuk diisolasi disana. Untuk masyarakat Jombang, mohon doanya mudah-mudahan Allah mencabut pandemi ini dan jamaah dari Indonesia bisa berangkat tahun 2022 tanpa mengurangi kuota," tegas Salim.


Kontributor : Siti Ratna Sari
Editor : Fitriana


Daerah Terbaru