• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 17 Agustus 2022

Daerah

PKD Ansor Mojowarno Matangkan Pengetahuan Aswaja Kader

PKD Ansor Mojowarno Matangkan Pengetahuan Aswaja Kader
PKD Ansor Mojowarno. (Foto: Panitia PKD)
PKD Ansor Mojowarno. (Foto: Panitia PKD)

NU Online Jombang, 
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di MTs Miftahun Najah Dusun Bajang, Desa Karanglo, Mojowarno. Acara digelar selama 3 hari mulai dari Jumat (31/12-2021) hingga Ahad (2/1/2022).


Khoirul Umam, Ketua Pelaksana PKD menyampaikan, banyak hal yang harus diketahui oleh peserta sebelum dinyatakan sah jadi kader Ansor, terutama masalah keorganisasian dan ideologi Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).

 
"Dalam PKD ini para peserta diberikan pemahaman dan arahan, untuk memiliki wawasan keilmuan yang luas dan bobot pengetahuan yang lebih memadai tentang ke-Aswaja-an, ke-NU-an, ke-Indonesia-an dan Kebangsaan," terang pria yang akrab disapa Umam itu.


Umam mengatakan, PKD ini merupakan kegiatan yang telah dinanti, setelah sekian lama terhenti karena adanya pandemi Covid-19.


"Alhamdulillah, hari ini bisa terlaksana dengan lancar kegiatan PAC GP Ansor Mojowarno. Dengan diikuti kurang lebih 40 peserta, yang didominasi Kecamatan Mojowarno sendiri dan beberapa dari luar kota seperti Mojokerto serta Sidoarjo," katanya saat ditemui NU Online Jombang.


Sementara itu, M Hisyam Fahmi, Ketua PAC GP Ansor Mojowarno menuturkan, pengurus ranting penting mengikuti PKD agar keberadaannya diakui secara organisasi. Karena legalitas sebagai pengurus ditentukan oleh kelulusannya dalam mengikuti PKD.


"Karena ada sebagian ranting yang ketua, sekretaris, bendahara dan komandan satuan kelompoknya (Kasatkorpok) tidak memiliki sertifikat kaderisasi. Sedangkan nanti ketika dilakukan akreditasi, komponen yang wajib yang adalah memiliki sertifikat kaderisasi dan mengikuti pengaderan oleh 4 pengurus itu," tutur pria yang akrab disapa Fahmi itu.


Fahmi menambahkan, menjadi pengurus Ansor harus memiliki pengetahuan Aswaja yang memadai. Karenanya di PKD ini disuguhi tentang materi Aswaja oleh narasumber-narasumber yang kompeten.


"Banyak calon kader PKD yang daftar minim sekali pengetahuan Aswajanya, nah dengan adanya PKD ini nantinya kami harapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan terhadap Pimpinan Rantingnya (PR) masing-masing serta mampu menjadi kader yang militan," imbuhnya.


Pihaknya berharap, ketua di setiap level kepengurusan di bawah PAC GP Ansor Mojowarno harus melakukan pendidikan pengaderan lebih tinggi dari anggotanya.


"Jangan sampai ketua ada di bawah anggotanya, ketua harus memberi contoh kepada anggotanya untuk mengikuti pengkaderan dengan baik. Seorang kader tidak hanya militan dalam berkegiatan, namun seyogianya diimbangi dengan legalitas dalam pengaderan," harapnya.


Acara tersebut dihadiri oleh rais syuriyah MWCNU Mojowarno, ketua MWCNU Mojowarno beserta badan otonom (Banom), Babinsa Desa Karanglo, Bhabinkamtibmas.


Kontributor: Annisa Rahma
Editor: Ahmad


Daerah Terbaru