• logo nu online
Home Warta Ekonomi Daerah Bahtsul Masail Pendidikan Neraca BMTNU Nasional Fiqih Parlemen Khutbah Pemerintahan Keislaman Amaliyah NU Humor Opini BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya Tokoh
Jumat, 31 Mei 2024

Daerah

Katib PBNU: Manhaj Wasathiyah Harus Diperjuangkan di AS dan Kanada

Katib PBNU: Manhaj Wasathiyah Harus Diperjuangkan di AS dan Kanada
Katib PBNU, KH M Afifudin Dimyathi. (Foto: Istimewa)
Katib PBNU, KH M Afifudin Dimyathi. (Foto: Istimewa)

NU Jombang Online, 
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat-Kanada melaksanakan konferensi, Sabtu (7/8). Dalam forum musyawarah itu menetapkan kiai muda asal Kabupaten Jombang, M Izzul Haq Dimyathi sebagai Ketua Tanfidziyah dan Prof. Shalahudin Kafrawi sebagai Rais Syuriyah masa khidmah 2021-2023. 

Menanggapi hal itu, Katib Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH M Afifudin Dimyathi menyampaikan bahwa menjadi pengurus NU adalah amanah yang serius dan harus disertai dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Kepercayaan dan tanggung jawab itu harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. 

"Saya menganggap ini adalah amanah yang berat dan penuh tanggung jawab, saya berdoa semoga Gus Izzul Haq bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya," jelasnya, disampaikan pada NU Jombang Online, Rabu (11/8).

Pria yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang ini berharap, dengan kepemimpinan baru PCINU Amerika Serikat-Kanada dapat memperjuangkan nilai-nilai ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) an-Nahdliyah, yang menitikberatkan jalan tengah atau moderat sebagaimana yang menjadi manhaj NU selama ini.

Ia menambahkan, pengurus NU dalam menjalankan amanahnya harus dengan senang hati serta ikhlas tanpa pamrih. Hal itu menurutnya menjadi kunci dalam berjuang di tubuh NU.

"Semoga mampu mengenalkan sekaligus memperjuangkan manhaj wasathi Nahdlatul Ulama di Amerika Serikat dan Kanada, dengan modal yang terpenting yaitu ikhlas dan niat khidmah kepada para masyayikh pendiri NU," ujar Gus Awis, sapaan akrabnya.

Perlu diketahui, Gus Izzul Haq Dimyathi merupakan adik kandung dari Gus Awis, kiai muda yang produktif menulis kitab-kitab berbahasa arab itu.

Kontributor: Syaiful Chabib
Editor: Ahmad 


Editor:

Daerah Terbaru