• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Jumat, 27 Mei 2022

Daerah

Jejak Ircham Ali, Pemuda asal Jombang, Kini Jadi Kaprodi TI Unusia Jakarta

Jejak Ircham Ali, Pemuda asal Jombang, Kini Jadi Kaprodi TI Unusia Jakarta
Jejak Ircham Ali, Pemuda Asal Jombang yang Kini Jadi Kaprodi Unusia Jakarta. (Foto: Istimewa)
Jejak Ircham Ali, Pemuda Asal Jombang yang Kini Jadi Kaprodi Unusia Jakarta. (Foto: Istimewa)

NU Online Jombang,
Kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi menjadi titik fokus ketua program studi Teknik Informatika Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Ircham Ali.


Pemuda kelahiran Kabupaten Jombang, 20 November 1994 itu resmi dilantik oleh Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) pada hari Sabtu (6/11/2021) di Auditorium Unusia Kampus A, Jakarta.


"Iya kemarin dilantik langsung oleh Bapak H Juri Ardiantoro selaku Rektor Unusia," ungkap pria yang kerap disapa Irham, Ahad (7/11/2021). 


Proses yang dilalui Irham cukup panjang. Berawal dari studi lanjut di program Magister Sistem Informasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan lulus tepat waktu dan membawa dua publikasi: 1 prosiding (international conference) dan 1 jurnal nasional (SINTA 1). Keduanya adalah scopus.


Dilansir dari wikipedia.com scopus adalah pangkalan data pustaka yang mengandung abstrak dan sitiran artikel jurnal akademik. Scopus mengandung kurang lebih 22.000 judul dari 5.000 penerbit, 20.000 di antaranya merupakan jurnal tertelaah sejawat di bidang sains, teknik, kedokteran, dan ilmu sosial (termasuk kesenian dan humaniora). Pangkalan data ini dimiliki oleh Elsevier dan tersedia secara daring dengan model berlangganan. Pencarian di Scopus juga mencakup pencarian pangkalan data paten.


"Ya itu modal saya untuk apply di beberapa perguruan tinggi, salah satunya Unusia Jakarta," jelasnya.


Dari sebagian perguruan tinggi yang menerimanya, sempat membuat ia dilematis untuk menentukan perguruan tinggi terbaik untuk mengamalkan ilmunya.


"Dengan mempertimbangkan banyak hal, dengan minta arahan beberapa dosen semasa S1 maupun S2. Dan tentunya pertimbangan orang tua, dan suara hati. Unusia saya pilih sebagai tempat saya bekerja dan berjuang dalam mengamalkan tri dharma perguruan tinggi," imbuhnya.


Irham menjelaskan bahwa pada 1 Februari 2021 ia resmi diterima dan menjadi dosen Teknik Informatika (TI) di Unusia. Pada bulan Maret ia diberi amanah untuk menjadi sekretaris prodi TI. 


"NU dan Unusia memberikan ruang bagi pemuda untuk menunjukan kreativitasnya. Mungkin itu salah satu hal kenapa saya ditunjuk menjadi ketua prodi TI," tambahnya. 


Irham juga telah mendedikasikan dirinya di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sejak masa studi sarjana di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang. Ia pernah menjadi ketua komisariat Umar Tamim Unipdu (2015-2016) dan menjadi sekretaris Pengurus Cabang (PC) PMII Jombang pada tahun 2016-2017.


Meskipun menjadi seorang aktivis PMII dan di berbagai organisasi tidak membuat Irham melalaikan kuliahnya. Terbukti, ia lulus sarjana selama empat tahun dan program magister selama dua tahun.


Direktur lembaga IT Pengurus Besar (PB) PMII itu berpesan kepada generasi milenial, post millenial (Z) dan generasi alfa, sebagai putra bangsa yg hidup di abad 21 dan era revolusi industri 4.0 dituntut untuk memiliki keahlian, di antaranya kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi.


"Jadi selagi masih jadi pembelajar hingga kemudian menjadi pengajar pola ini yang harus tetap kita jaga. Bekerja dan mengabdi untuk kemajuan bangsa dan negara. Pemuda Indonesia sangat berpotensi untuk itu," pungkasnya.


Kontributor: Siti Ratna Sari
Editor: Ahmad 


Daerah Terbaru