• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 29 Juni 2022

Daerah

Gerak Cepat, PRNU Kedawong Diwek Sosialisasikan Pendirian Kantor Kas BMT NU

Gerak Cepat, PRNU Kedawong Diwek Sosialisasikan Pendirian Kantor Kas BMT NU
Gerak Cepat, PRNU Kedawong Diwek Sosialisasikan Pendirian Kantor Kas BMT NU. (Foto: Istimewa)
Gerak Cepat, PRNU Kedawong Diwek Sosialisasikan Pendirian Kantor Kas BMT NU. (Foto: Istimewa)

NU Online Jombang,
Pengurus Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) Kedawong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang merespons positif terkait rencana pembentukan kantor kas Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Jombang di setiap ranting. Pendirian kantor kas ini memang tengah diseriusi PCNU Jombang melalui BMT NU untuk menguatkan kemandirian ekonomi Nahdliyin.


PRNU Kedawong bergerak cepat dengan cara mendatangkan Ketua BMT NU Jombang, H Khoirul Anam untuk menyosialisasikan terkait pendirian kantor kas BMT NU di ranting atau desa itu, Selasa (14/6/2022) di Mushala Roudlotul Jannah Kedawong. 


Mohamad Maftuh Annajah, Wakil Ketua PRNU Kedawong mengatakan, dirinya memang sudah mengetahui informasi tentang program pendirian kantor kas BMT NU di sejumlah ranting, dimulai dari PRNU yang sudah memiliki kantor. Hal ini sebagai tindak lanjut dari kesuksesan BMT NU yang sudah berhasil mendirikan kantor di semua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Jombang. 


"Kebetulan memang sebelumnya saya pribadi sudah terdaftar sebagai anggota BMT NU cabang Diwek. Kemudian di WhatsApp Group anggota BMT NU ada informasi itu," jelasnya, Kamis (16/6/2022).


Ia menyampaikan, bahwa bagi PRNU Kedawong hal itu merupakan peluang baik yang perlu direspons segera. Pasalnya, sekretariat ranting NU Kedawong sudah berdiri sejak tahun 1967 dengan menggunakan swadaya warga NU Kedawong dalam pengadaan tanah dan bangunan.


"Ini akan menjadi pilot project ranting NU Kedawong, alhamdullilah kami sudah memiliki sekretariat sehingga akan mempermudah pembentukan kantor kas BMT NU," tuturnya.


"Selanjutnya saya komunikasikan ke BMT NU melalui pimpinan cabang BMT NU Diwek. Alhamdulillah beliau merespons baik, niat kami dan kami sosialisasikan bebarengan dengan launching kaleng sedekah Unit Pengelolan Zakat Infak dan Sedekah NU Ranting Kedawong," sambungnya.


Saat sosialisasi, lanjutnya, masyarakat yang hadir menyambut baik adanya rencana pembentukan kantor kas BMT NU di ranting Kedawong. "Yang bertugas di kantor kas BMT NU tentu akan diutamakan dari kader NU setempat," tambah Najah, sapaan akrabnya.


Ia berharap, dengan kehadiran kantor kas BMT NU di ranting bisa membantu menyelesaikan masalah perekonomian warga NU di Kedawong. 


"Dan bisa memudahkan Nahdliyin di wilayah Kedawong dan sekitarnya untuk bisa lebih mudah mengakses program-program dan layanan permodalan dari BMT NU," harapnya.


Hadir dalam kesempatan ini, seluruh PRNU Kedawong, pemerintah desa setempat, ketua RT se-Desa Kedawong dan pengurus badan otonom (Banom) NU, seperti Muslimat, Fatayat, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).


Dihubungi terpisah, pimpinan cabang BMT NU Diwek Imam Khoerul Shodiqin sangat mendukung antusias PR NU Kedawong dalam pembentukan kantor kas BMT NU di ranting Kedawong. 


"Berdasarkan instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau BMT NU untuk membuka kantor kas BMT NU di seluruh ranting, kami sangat support dan siap meng-cover," kata pria yang kerap disapa Shodiqin ini, Kamis (16/6/2022). 


Di Kecamatan Diwek, terdapat 21 ranting. "Insyaallah ranting Kedawong merupakan ranting pertama yang akan membuka kantor kas, insyaallah di 2022 ini akan launching. Kemudian nanti akan disusul oleh ranting Bandung," jelasnya.


Dengan adanya kantor kas BMT NU di ranting, berbagai lembaga di tubuh NU khususnya bisa bersinergi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi. Selain itu, BMT NU akan lebih dekat dengan masyarakat.


"Semoga warga NU lebih terlayani dengan baik di setiap desa dan terpenuhinya kebutuhan serta mampu menggerakkan ekonomi Nahdliyin," pungkasnya. 


Daerah Terbaru