Menu Click to open Menus
Home » Khutbah » Revitalisasi Resolusi Jihad NU

Revitalisasi Resolusi Jihad NU

(313 Views) October 19, 2017 4:51 am | Published by | No comment

Khutbah Pertama

Hadirin sidang Jum‟ah rohimakumullah. Mari kita senantiasa taqwa kepada Allah denngan berupaya semaksimal mungkin menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Di antara perintah Allah adalah jihad fisabilillah, oleh karena itu semangat jihad dalam hati kita tak boleh melemah, meski kita sedang hidup di tengah-tengah dunia yang sedang mengecam terorisme, karena semangat jihad kita bukan semangat terorisme, tapi semangat dalam menegakkan agama Allah, nilai-nilai ajaran Allah, tanpa dirasuki nafsu yang menyeret kita dalam kobaran api, itu sebabnya setiap kali ada kalimat jihad, Allah menyertakan kalimat sabilillah, ini menandakan jihad mempunyai tujuan yang sangat mulia yaitu ْلْعْلْءْْوٍّْْْخْالل bukan kekuasaan, keuntungan matriel bukan pula untuk menunjukkan sikap berani. ْعْْْٓأْثْْْٟ٘شْ٠ْشْحْْلْيبْْ.ْلْيبْْسْعْْٛيْْاللْْصٍْْْٝاللْْعٍْْ١ْْْْٗٚعٍُِِْْْْْْْٓدبٌُْْْْْْٚ٠ْغْضٌُْْْْْْٚ٠ْحْذْسْ ْٔفْغْْْٗثِْْْْٗدبْْعٍْْْٝشْعْجْخِْْْْْْٓٔفْقبْBarangsiapa yang meninggal dunia tidak mau berperang semasa hidupnya dan hatinya sama sekali tidak tergerak untuk perang bila diperlukan maka ia meninggal dalam keadaan membawa sebagian sifat munafiq. ْفّْْْْٓعاْزْذْْٜعٍْْ١ْىُْْْفْعبْزْذْٚاْْعٍْْ١ْْْٗثّْْثًِْْْبْْعاْزْذْْٜعٍْْ١ْىُْْْْٚراْماْْٛاللْْْٚعاٍّْْْٛاْْأْْْْاللِْْْعٌْْاّْْزْمْ١ْْٓ(حشمجٌاْْ:491ْ) Maka manakala orang kafir berbuat aniaya kepada kalian semua maka kalian semua harus berani melakukan perlawanan dengan perlawanan yang setimpal. Itu sebabnya semangat jihad harus dipupuk sampai kapanpun untuk mengharap ridlo dari Allah. Karena semangat jihad adalah untuk mencapai ridlo Allah, maka pantang bagi umat Islam khususnya para santri mencari musuh, tetapi tidak sekalipun gentar menghadapi musuh. Hadirin sidang Jum‟ah rohimakumullah. Totalitas jihad sungguh diperlukan, perluasan pemaknaan jihad adalah sebuah keniscayaan. Karena itu jihad bukan hanya semata aksi militer, tapi juga dalam bentuk mempertahankan karakter bangsa, oleh sebab itu Ulama‟ Nusantara kita seperti Hadrotussyaikh Hasyim „Asy‟ari, KH. Mahfoed Shiddiq dan lain-lain menolak saikeirei yakni ritual penghormatan dengan membungkukkan diri sekitar 45 derajat atau lebih ke arah timur sebagai penghormatan terhadap kaisar Jepang, meskipun beliau-beliau harus dipenjara, karena ini bertentangan dengan ajaran Islam dan karakter bangsa. Jihad juga bisa berarti membela tanah air yang merdeka dan berdaulat. Itu sebabnya lahir resolusi jihad 22 Oktober 1945 yang mampu membakar gelora jihad anak bangsa melawan penjajah, gemuruh takbir Bung Tomo yang membahana dan perlawanan heroik Laskar Hizbullah dan Sabilillah bersama anak bangsa yang lain adalah buah dari resolusi jihad. Jihad bisa berbentuk sebuah gerakan penguatan ekonomi masyarakat, oleh sebab itu Ulama‟ Nusantara kita pada akhir Rojab 1336 H. / 1918 M. Mendirikan Syirkatul „Inan atau koperasi, sebagai penyangga penguatann ekonomi masyarakat. Nabi kita pernah mengingatkan bahayanya perekonomian yang lemah ْوْدبٌْْاْفْمْشْْاْْْْ٠ْىْْْْْٛوْفْشا lemahnya ekonomi berpotensi mendatangkan kekufuran. Jihad bisa berbentuk pula memelihara gagasan dan memperkuat keilmuan, karena itu pada tahun 1918 Ulama‟ Nusantara mendirikan Tashwirul Afkar yang menjelma menjadi lembaga pendidikan dan forum diskusi. ِْْْْٓأْسْداْْذٌأْْ١بْْفْعٍْْ١ْْْٗثٌْبْعٍُِْْْْْْْْٚٓأْسْداْْلاْخْشْحْْفْعٍْْ١ْْْٗثٌْبْعٍُِْْْْْْْْٚٓأْسْداّْْ٘بْْفْعٍْْ١ْْْٗثٌْبْعٍُْْْBarangsiapa menghendaki dunia maka harus dengan ilmu, barangsiapa menghendaki akhirat maka harus dengan ilmu, dan barangsipa yang menghendaki keduanya maka harus dengan ilmu pula. Untuk itu kita jangan sampai patah semangat untuk menjadi bangsa yang berilmu, beramal dan berakhlaqul karimah. Hal ini pula yang harus kita tanamkan pada generasi-generasi penerus kita. ٌْْْٚ١ْخْشٌْْاْزْ٠ٌْْْْْْٓٛرْشْوْٛآِْْْْْخٍْْفُْْْْٙرْسْ٠ْخْْضْعبْفبْْ(ءبغٌٕاْْ:9ْ)ْDan hendaklah khawatir orang-orang itu bila mati meninggalkan generasi yang lemah setelahnya. Oleh sebab itu marilah kita persiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang tangguh dalam berbagai aspek, bukan generasi yang lemah tanpa prestasi. Kita upayakan anak-anak kita mampu mengukir sejarah baru yang gemilang bangsa ini.

Hadirin sidang Jum‟ah rohimakumullah.

Tidak kalah pentingnya dari semua bentuk jihad di atas adalah jihadunnafsi (melawan keinginan nafsu yang tidak baik). Mengapa demikkian? Karena semua bentuk pelanggaran, kejahatan dan tindakan yang menunjukkan pelakunya lupa kepada Allah itu bersumber dari menuruti keinginan nafsu. Mengapa terjadi darurat korupsi? Mengapa terjadi darurat narkoba? Mengapa terjadi penyalahgunaan kekuasaan? Mengapa terjadi ketidak pastian hukum? Mengapa terjadi darurat kemaksiatan? Sehingga orang tidak merasa kelak akan kembali pada Allah SWT. Itu semua karena akibat menuruti keinginan nafsu, dan menuruti keinginan nafsu itu bisa sering terjadi karena lemahnya riyadlotunnafsi (melatih dan mengarahkan nafsu ke arah yang baik). Seiring dengan mandulnya model-model “pendidikan” di negeri ini. Model “pendidikan” sekalipun yang berbasis karakter belum menyentuh persoalan dasar rancaunya negeri ini, ia hanya jargon, ia secara fakta hanya seperti model pendidikan yang berbasis teoritik tanpa aplikatif. ْأْصًْْْوًِْْْْعْصْ١ْخْْْٚغْفٍْْخْْْٚشْْْٙٛحْْاْشٌْضبْْعٌْْْٕٓاْفْظْْْٚأْصًْْْوًْْْطْعبْخْْْٚ٠ْمْظْخْْْٚعْفْخْْعْذَْْْشٌاْضبِْْْْٕهْْعْْٕٙبْSumber segala maksiat, lupa Allah dan syahwat adalah ridlo menuruti keinginan nafsu, dan sumber segala bentuk ta‟at, ingat Allah dan menjaga diri dari hal-hal yang tabu adalah tidak ridlomu dengan keinginan nafsu. ْْٚإْراْْلْشْاٌْْاْمْشْاْْْْفْعبْزّْْعْٛاٌْْْْْْٗٚٔاْصْزْٛاٌْْْعٍْْىُْْْرْشْحّْْْْٛ.ْأْعْْٛرْْثْللبِْْْْْٓشٌاْ١ْطْْبْْشٌاْجْ١ُْْْ.ْثْغُْْْاللْْشٌاْحّْْْْٓشٌاْحْ١ُْْْ.ْشصعٌاْْٚ.ْْإْْْبغٔلاْٟفٌْْشغخْْ.ْلإْْٓ٠زٌاْإِٛآْاٍّٛعْْٚدبحٌبصٌاْاٛصاٛرْْٚكحٌبثْْٛرٚاٛصاْْشجصٌبثْْ.ْثْسبْنْْاللٌٌْْْْْْْٟٚىُْْْفٌْْٝاْمْشْاٌْْْْاْعْظْ١ُْْٚ ْٔفْعْْْْْٕٟٚإْ٠ْوبُْْْثْلبب٠ْدْْْٚزٌاْوْشٌْْاْحْىْ١ُْْْٚلًْْْسْةْْغاْفْشْْْٚساْحُْْْْٚأْْٔذْْخْ١ْشْْشٌاْحاّْْ١ٓ.ْ

Categorised in:

Comment Closed: Revitalisasi Resolusi Jihad NU

Sorry, comment are closed for this post.