Ratusan Banser Jombang Sukseskan Pawai Tahun Baru Islam dan Pembukaan MTQ

Ratusan Banser Jombang Sukseskan Pawai Tahun Baru Islam dan Pembukaan MTQ

NU Jombang Online
Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1438 H dan Pembukaan MTQ XXVII di Kabupaten Jombang, Selasa (11/10) pagi, Ratusan Barisan Serba Guna Ansor (Banser) Jombang turut mengamankan kegiatan tersebut.

14713514_1700978793555510_7502570360612129932_nKegiatan yang diikuti kurang lebih 3000 orang tersebut, semakin semarak dengan berbagai macam tampilan atau kreasi yang bernuansa Islami, tampilan itu berupa drumband, sepeda, becak, andong, patrol, mobil dan barongsai yang berhias dengan tema Islami masa kini.

Mereka dari berbagai unsur, baik organisasi kemasyarakatan, pondok pesantren, lembaga pendidika atau sekolah dan partisipan dari seluruh kecamatan se Kabupaten Jombang, berjalan lancar sesuai harapan.

Koordinator Pawai yang juga Ketua PC (Pimpinan Cabang) GP (Gerakan Pemuda) Ansor Jombang, H. Zulfikar Damam Ikhwanto, mengatakan jika peserta pawai diberangkatkan dari alun-alun, lalu menyusuri sepanjang jalan utama KH. Wahid Hasyim dan jalan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kemudian berakhir di Stadion Jombang.

“Tapi khusus peserta dari RA/TK dan MI/SD yang tidak menggunakan kendaraan (berjalan kaki) berakhir di lapangan Pemkab Jombang,” katanya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut mensukseskan acara tersebut.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan pawai ini, ada dari Fatayat NU, IPNU, IPPNU juga dari Pemkab Jombang, Polres, Kodim dan seluruh peserta pawai, terutama ratusan anggota Ansor dan Banser yang terlibat,” tutur Gus Anto, panggilan akrab H Zulfikar Damam Ikhwanto.

Pada kesempatan tersebut, juga nampak hadir Bupati Jombang, Nyono Suharli, didampingi Wakil Bupati Jombang,  Hj Munjidah Wahab.

Dalam sambutannya, Hj Munjidah Wahab mengajak seluruh masyarakat Jombang untuk mensukseskan dan mensemarakkan MTQ Ke XXVII tingkat Kabupaten Jombang. Hal ini guna memperkuat identitas Jombang sebagai kota santri.

“Kegiatan ini meru­pakan wujud syiar Islam yang sangat bermanfaat, tidak saja bagi umat Islam, tetapi juga bagi masyarakat umum,” ujar Bu Mun, yang juga Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jombang. (Rz/Syamsul Arifin)

Categories: Berita Utama

About Author