PMII dan PKPT NU Warnai Kampus

PMII dan PKPT NU Warnai Kampus

NU Jombang Online,
Tampak semakin solid di tubuh organisasi ke-NUan setelah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) diputuskan kembali menjadi badan otonom (Banom) NU saat muktamar NU ke-33 di Jombang 1-5 Agustus 2015 kemarin. Hal ini dilakukan oleh Pengurus Komisariat (PK) PMII Ya’qub Husein dan PK Perguruan Tinggi (PT) NU Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Urwatul Wutsqo (STIT-UW) Bulurejo, Diwek, Jombang untuk sama-sama mewarnai kampus.

Rif’atuz Zuhro, ketua PK PMII Ya’qub Husein itu menilai kembalinya PMII menjadi Banom NU memiliki manfaat yang besar, salah satunya di dunia akademik kampus. Selain gerakan warga nahdhiyin semakin kuat, juga dalam kaderisasi lebih mudah. “tentunya peta gerakan organisasi NU satu sama lain akan semakin kuat untuk ke depannya, lebih-lebih di dunia kampus ini,” katanya kepada NU Jombang Online. Ahad pagi (23/8).

Lebih lanjut Ririf, sapaan akrabnya mengungkapkan, untuk bisa mewarnai dunia akademik itu harus mengelolah organisasi intra kampus, baik di Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ataupun lembaga yang lain dengan sebaik mungkin. “mahasiswa yang berada di kepengurusan lembaga-lembaga organisasi intra kampus itu harus memanajemen dengan baik. Artinya bukan asal mahasiswa,” ungkap mahasiswi semister 6 (Enam), asal Bulurejo itu.

Sementara itu, ketua PKPT NU STIT UW, Aqil mengakui bahwa organisasi intra kampus sangat berpengaruh terhadap pola mahasiswa. Kegiatan kemahasiswaan yang biasa dilakukan BEM atau UKM sebelumnya membantu untuk menambah wawasan mahasiswa. “kita juga mempunyai niat untuk lebih menekuni organisasi intra kampus itu, eman-eman pak kalau diabaikan. Mahasiswa butuh wadah yang aspiratif sebenarnya, kita genjot agenda kemahasiswaan nanti” ujarnya.

Dua organisasi ekstra (Ormeks) kampus yang berhaluan NU itu berinisiatif untuk lebih memprioritaskan pengawalan organisasi intra kampus dengan memasukkan kader-kadernya menjadi bagian dari DPM, BEM dan UKM-UKM yang dibutuhkan. “kita warnai kampus dengan membentuk lembaga-lembaga seideal mungkin nanti,” tegasnya. (Syamsul)

Categories: Berita Utama

About Author