Merawat Kesolidan, PMII Unwaha Shilaturrahim dengan Para Alumni

Merawat Kesolidan, PMII Unwaha Shilaturrahim dengan Para Alumni

NU Jombang Online,
Sejumlah Pengurus Rayon Tabassam dan Rayon Al-Lathif PMII di Universitas KH Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas Jombang Bertekad membenahi organisasinya secara kelembagaan. Segala upaya untuk mengembalikan marwah kebesaran PMII di kampus ini perlahan mereka lakukan.

Di antara upaya yang diprioritaskan mereka adalah mewujudkan kesolidan di lintas kepengurusan hingga dengan para alumni. Kalangan muda NU ini juga betekad merawat kesolidan itu.

Salah seorang Pengurus Rayon PMII di lingkungan kampus pendiri NU Nasrullah mengatakan, PMII di kampus ini sudah cukup lama berdiri sekira dari 20 tahun silam. Usia yang cukup matang ini menurut dia sudah seharusnya eksis dengan segala potensi yang dimiliki setiap kader dari masa ke masa.

“PMII Wahab Hasbullah selama 20 tahun berdiri baru ada dua rayon yaitu Rayon Tabassam dan Rayon Al-Lathif. Namun kali ini kita memasang sejumlah kader yang benar-benar siap membawa rayon Wahab Hasbullah khususnya ke depan lebih baik,” katanya saat bershilaturrahim dengan salah satu alumninya, Nandar, Senin (16/4) malam.

Ia menambahkan, shilaturrahim yang ia lakukan kali ini merupakan salah satu bentuk membangun kesolidan warga PMII di Unwaha. Dari shilaturrahim ini, lanjut dia, paling tidak akan tercipta kesadaran akan pentingnya merawat persaudaraan di tubuh PMII itu sendiri.

“Selain bershilaturrahim, kita ingin menelisik lebih dalam sepak terjang PMII Wahab Hasbullah selama 20 tahun berdiri,” ujarnya.

Sementa kepada mereka, Nandar yang juga Ketua Komisariat PMII Wahab Hasbullah periode 1996-1997 ini mengimbau agar selain dapat merawat kesolidan seperti halnya yang mereka inginkan, juga bisa mulai menata administrasi dan pengarsipan berbagai data di PMII Wahab Hasbullah. Hal ini menurutnya, sebagai bentuk merawat jejak sejarah.

“Sejarah itu penting maka jangan lupakan sejarah, ketika sejarah terlupakan maka hancurlah bangsa,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berpesan kepada setiap kader PMII Wahab Hasbullah agar terus meningkatkan pola belajarnya. “Eksistensi mahasiswa dalam belajar tidak terpaku hanya di meja dan di dalam kelas, akan tetapi realita di lapangan juga mempengaruhi dalam proses pembelajaran,” tuturnya. (Syamsul Arifin)

Categories: Berita Utama

About Author