Menu Click to open Menus
Home » Berita Utama » Masa Pengenalan Pondok Tambakberas Dilakukan Serentak

Masa Pengenalan Pondok Tambakberas Dilakukan Serentak

(99 Views) July 28, 2017 7:04 pm | Published by | No comment

NU Jombang Online,
Kegiatan pengenalan santri/siswa baru pada almamater pondok pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombnag dilakukan merata pada Jumat (28/07) di setiap unit formal maupun di pondok filial-filial dari pondok pesantren bahrul ulum sebelum hari efektif atau sebelum rutinitas ngaji sorogan dan weton dilakukan. Pengurus Pondok Pesantren Almuhibbin Bahrul Ulum kemarin memakai istilah DIKDASABA (Pendidikan Dasar Santri Baru) sebagai tema acaranya dan ada berbagai istilah-istilah lain yang dipakai oleh almamater-almamater lain. Lebih umum kita menyebutnya MOSBA (Masa Orientasi Siswa/santri Baru).

Kegiatan-kegiatan seperti itu dilakukan pada intinya sama, yakni bertujuan sebagai wahana untuk pengenalan kepada santri baru kepada almamater masing-masing. Agar para santri merasa ikut memiliki dan bertanggung jawab pada dirinya sendiri untuk dapat memegang teguh amaliah dan akhlak seorang santri. Lebih dari itu agar para santri tetap mempertahankan jiwa patriotisme pada bangsa, negara dan agama.

Kemarin (27/07) merupakan hari kedua pengurus pondok pesantren bahrul ulum putra (red: Pondok Induk) melaksanakan MOSBA. Kegiatan ini selalu dilaksanakan setiap tahun. Berbagai kegiatan dilakukan salah satunya adalah pembekalan wawasan Ke-NU-an dan Ke-Bahrul Ulum-an.

Pembekalan wawasan Ke-NU-an dan Ke-Bahrul Ulum-an disampaikan oleh Agus H. Azam Khoiruman Najib atau lebih akrab disapa Gus Heru ini menuturkan bahwa wawasan mengenai NU dan Bahrul Ulum harus tetap dilestarikan dengan diceritakan dan didokumentasikan dalam bentuk tulis agar generasi selanjutnya tetap “melek” sejarah bahwa NU dan Bahrul Ulum bertautan begitu erat.

“Mbah Wahab itu salah satu penggagas dan pendiri NU. Jangan sampai jadi alumni Bahrul Ulum tidak mengabdi di NU” tutur beliau. Pun tak ketinggalan bahwa kegiatan MOSBA juga sebagai sarana sosialisasi peraturan tata tertib pondok pesantren.

“Karena tatib pondok pesantren sudah disosialisasikan dalam kegiatan ini dan buku panduan sudah diberikan pada santri, jangan sampai nanti ada santri yang melanggar peraturan lalu beralasan tidak tahu bahwa itu adalah pelanggaran” tutur ketua pondok Abdul Adhim Alqosimy disela-sela agenda MOSBA, yaitu sowan-sowan ke makam Masyayikh dan Muassis Pondok pesantren Bahrul Ulum. MOSBA Pondok Induk dilakukan selama 4 hari, yakni tanggal 26 – 29 Juli 2017. (Ma/Kbu/Inh)

Categorised in:

Comment Closed: Masa Pengenalan Pondok Tambakberas Dilakukan Serentak

Sorry, comment are closed for this post.