• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 17 Agustus 2022

Warta

Ketika Gus Menteri Pakai Jaket Banser Semangati Kader Ansor hingga Janjikan Hadiah

Ketika Gus Menteri Pakai Jaket Banser Semangati Kader Ansor hingga Janjikan Hadiah
Ketika Gus Menteri Pakai Jaket Banser Semangati Kader Ansor hingga Janjikan Hadiah. (Foto: NU Online Jombang/Karimatul Maslahah)
Ketika Gus Menteri Pakai Jaket Banser Semangati Kader Ansor hingga Janjikan Hadiah. (Foto: NU Online Jombang/Karimatul Maslahah)
NU Online Jombang, 
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jombang, H Zulfikar Damam Ikhwanto memberikan jaket khas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) kepada Mentri Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi, H Abdul Halim Iskandar. Jaket itu kemudian dipakaikan kepada kepada pria yang kerap disapa Gus Menteri itu.
 
Pemandangan yang tak biasa itu terlhat saat Gus Menteri hendak memberangkatkan para peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Ansor Jombang untuk study kasus di 10 titik lokasi Denanyar, Jombang, Ahad (31/10/2021).
 
"Saya akan kenakan jaket Banser dulu sebagai bentuk tanda keberangkatan peserta PKL," ujarnya di hadapan sejumlah peserta PKL.
 
Sebelumnya, pria yang kadang juga dipanggil Gus Halim ini menegaskan, bahwa ada dua hal penting yang harus dipahami dan dikerjakan kader NU, termasuk pemuda-pemuda Ansor. 
 
"Perluas jamaah dan kuatkan jamiyah," pesannya. 
 
Saat dihubungi, Gus Antok (panggilan ketua Ansor Jombang) mengaku senang atas kehadiran Gus Menteri dan menyampaikan arahan-arahannya dalam mengemban amanah organisasi
 
"Saya sangat senang sekali dan bangga, insyaallah baru kali ini kegiatan PKL dihadiri oleh Gus Menteri," ujarnya. 
 
Menurutnya, Gus Menteri mampu menyemangati para peserta PKL. Mereka juga tambah antusias saat Gus Menteri menjanjikan hadiah bagi peserta terbaik dalam study kasus.
 
Dalam waktu dekat ini, Gus Menteri meminta laporan hasil study dari para peserta PKL untuk kemudian dinilai. Hadiah yang dijanjikan untuk peserta yang sukses mengaji sebuah kasus sekaligus memberikan solusinya.
 
"Nanti saya ingin tahu dan minta laporannya, permasalahannya apa, kasusnya bagaimana, solusi yang direkomendasikan bagaimana. Khusus untuk ini saya minta laporan yang lengkap nanti saya nilai dan yang bagus akan saya kasih hadiah," terang Mendes. 
 
Kontributor: Karimatul Maslahah
Editor: Ahmad 


Warta Terbaru