• logo nu online
Home Warta Daerah Bahtsul Masail Nasional Neraca BMTNU Fiqih Khutbah Keislaman Amaliyah NU Opini Humor BMT NU Video Nyantri Mitra Lainnya
Rabu, 17 Agustus 2022

Daerah

Sinau Bareng Juleha, Ranting NU Tambakrejo Diajarkan Sembelih Qurban Sesuai Syariat

Sinau Bareng Juleha, Ranting NU Tambakrejo Diajarkan Sembelih Qurban Sesuai Syariat
Ranting NU Tambakrejo Sinau Bareng Juleha
Ranting NU Tambakrejo Sinau Bareng Juleha

NU Jombang Online,
Menjelang penyembelihan hewan qurban pada idul adha mendatang, Pengurus ranting NU Tambakrejo Jombang menggelar sinau bareng sembelih halal untuk penanganan qurban sesuai dengan syariat dan ihsan. Kegiatan dilakukan di Masjid Nuru Huda, Petengan, Tambakrejo. Narasumber yang diundang adalah KH. Abdul Jabbar Hubbi dan Juru Sembelih Halal (juleha).

KH. Anshori Sechah, pengurus ranting NU Tambakrejo mengungkapkan, peserta sinau bareng dibatasi 50 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta diajarkan mulai dari penyembelihan hewan sampai pembagian daging kepada masyarakat.

Peserta diajarkan materi tentang alat pelindung diri, memperlakukan hewan sebelum dan sesudah disembelih, alat yang digunakan untuk menyembelih serta doa saat penyembelihan. Selain materi, peserta juga praktik menyembelih dengan alat peraga.

KH. Abdul Jabbar Hubbi, pemateri sinau bareng sembelih halal mengatakan, konteks ihsan dalam penyembelihan adalah tidak boleh menyakiti hewan. Sebelum disembelih, menurutnya, pisau harus tajam. Hal itu merupakan keniscayaan yang tidak boleh ditinggalkan.

"Kita harus mengecek kematian hewan sebelum dikuliti. Hal itu juga termasuk ihsan. Caranya adalah dengan menempelkan tangan pada lambung hewan. Kemudian, sentuh bola mata hewan secara ringan. Setelah itu, lakukan penusukan dengan benda yang agak lancip di sela-sela kuku kakinya. Terakhir, tepuk-tepuk ekornya," paparnya.

Konteks insan diterapkan dengan pemahaman psikologi hewan yang disembelih. Hal ini dapat dilakukan dengan memisahkan hewan yang akan disembelih dengan tempat penyembelihan atau dapat dilakukan dengan menutup mata hewan yang akan disembelih,

Dalam kesempatan itu, Juleha juga membagi beberapa tips membersihkan hewan setelah disembelih. Diantaranya adalah, menjaga kebersihan tangan, membiarkan lambung utuh saat dikeluarkan dari perut hewan lalu memisahkan daging dan jeroan dalam satu plastik serta, gunakan plastik yang bening.

Tak cuma itu, Juleha juga memberikan fasilitas mengasah alat sembelih secara gratis. Diakhir kegiatan, pemateri juga memberikan hadiah pisau sembelih kepada peserta terpilih dari hasil undian.

Kontributor : Suci Arisanti
Editor : Fitriana


Editor:

Daerah Terbaru